pria berwajah polos itu memandangi gedung mall yang kelihatan sangat mewah itu dengan mata melotot bahkan tangan nya di pimpin Pond masuk ke sebuah mall yang menjual pakaian formal / suit mewah khas untuk ke kantor itu saja ia hampir tidak menyadari nya . ya , karena mata nya nggak tenang melihat ke sekeliling mall itu
" heh , belum puas liat liat ? ini pilih jas nya . mau warna apa ? item ? biru ? " tanya Pond mengambil beberapa pakain formal tersebut
Phuwin masih sedikit terpengun melihat keindahan gedung mall besar itu
lagi lagi sekarang dirinya di bawa masuk untuk membeli beberapa pakaian yang mewah , wah rasanya gila sih ini
gak nyangka hidup nya bisa se rare ini
Pond berdecak kesal melihat Phuwin yang masih di dunia nya sediri karyawan kedai itu saja bahkan tertawa melihat wajah polos Phuwin dengan baju nya yang kebesaran lagi
gemes gak tu karyawan nya ?
" maaf ya , tunang ku emang gini— EH ! nggak maksud ku , teman ku— ya , teman ku , jangan salah ya " nafi Pond yang keceplosan mulut nya
kebiasaan ya klepond ini
karyawan itu hanya mampu tertawa sambil mengangguk faham
" Phuwin ayo la pilih , tadi bilang lapar , cepetan " marah Pond mencubit pinggang Phuwin membuat pria itu baru sadar dari dunia khayalan dunia impian nya
" ih ! gausah gitu kali ! panggil doang gak cukup apa ? " marah Phuwin dengan wajah side eyes nya
karyawan itu tertawa melihat wajah kesal Phuwin
" pacar nya udah manggil kok kak dari tadi , cuman kakak aja gak sadar " terang karyawan tersebut
Pond memberi thumbs up sambil tersenyum menang kepada karyawan yang menyokong nya , tapi seketika kalimat karyawan itu berputar semula di otak nya
" tunggu , dia ngomong pacar ya tadi ? " batin Pond seketika ngelag sendiri
" pacar ?! siapa pacar nya emang ? " tanya Phuwin ke karyawan itu dengan wajah tidak kalah kaget
" oh salah ya , maaf Tuan . saya kira kalian berdua pasangan soal nya keliatan cocok gitu " terang karyawan itu tertunduk tunduk meminta maaf
" jangan laporin ke atasan ya , saya minta maaf " mohon karyawan tersebut membuat Phuwin sedikit tidak enak melihat karyawan itu tertunduk meminta maaf di hadapan nya dan Pond
" eh gapapa kok , gak bakalan di laporin juga . ya kan Pond ? gak di laporin kan ? " tanya Phuwin mengusik usik siku Pond yang berdiri di samping nya dengan wajah khayal nya , masih memikirkan kalimat karyawan yang mengira dia dan Phuwin pasangan— karena keliatan cocok katanya ? wow sekali
" aiii shiaaa Pond ! " teriak Phuwin di telinga Pond
reflek Pond menutup telinga nya karena kaget
hampir saja ia tuli mendengar teriakkan Phuwin yang tepat di telinga nya
bahkan orang yang ada di mall itu semua melihat ke arah mereka
Pond seketika berdiri kaku begitu juga Phuwin yang merasa bersalah dan malu " tsk ! Phuwin lo ini malu maluin aja " marah Pond berbisik kepada Phuwin
" lo itu yang kagak perhatian orang nanyain malah bengong lo " balas Phuwin tidak kalah
Pond menghela nafas nya kasar
gada menang menang nya juga kalau lawan nya orang kelakuan sama kayak adik , Dunk
keras kepala , suka ngatur— paling tepat sekali nggak pernah mau kalah
Pond mengambil beberapa pakain itu lalu membandingkan nya di badan Phuwin
" yaudah saya mau yang size ini "
" saya mau 5 pasang suit set gini dengan warna yang beda beda . ngerti ? " mendengar arahan Pond karyawan itu terus mengangguk faham lalu pergi dari situ mencari beberapa pakaian yang di minta Pond
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]
Action⚠️ WARNING ⚠️ [ MPREG ] start : 30.04.2024 end : 22.07.2024
![DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/367809476-64-k251606.jpg)