ketiga pria itu baru sahaja tiba di rumah sakit setelah melakukan dan menyaksikan kerja kriminal tadi
dan sekarang Pond berada di dalam melihat keadaan Phuwin yang masih belum di pindahkan ke ruang vvip yang di minta Pond untuk Phuwin di rawat beberapa hari kedepan
bahkan ke empat empat pria itu juga masih setia menunggu pacar sahabat mereka untuk di pindahkan ke ruang inap walaupun jam sudah menunjukkan jam 12 setengah pagi
dan posisi nya sekarang Joong yang duduk di bangku dan Dunk yang berbaring terlelap di paha nya
Aou yang berada di samping Joong pula sedang tersenyum sendiri karena Boom juga terlelap dan kepala nya bersandar di pundak nya
Joong yang sadar akan hal itu memandang Aou aneh
" ngapa lu nyengir nyengir gajelas " bisik Joong
" tsk , ini crush gw lucu njir tidur di pundak gw , salting gw cok " ucap Aou dengan wajah excited
Joong menatap Aou dengan pandangan muak
" hts kok salting " sindir Joong membuat senyuman di bibir Aou hilang
" elah , lu juga kali , hts kok jalan nya berdua duaan ? minimal kayak Pond la , udah pacaran noh " balas Aou pula .
" minimal gw udah di greenlight ama Pond sendiri , bentar lagi gw lamar nunggu masa aja , gak kayak lu , sinting sendiri " balas Joong tidak beralah membuat Aou memegang dada nya
" awh , sakit juga ya nerima kenyataan gitu " ucap Aou membuat wajah hilang harapan membuat Joong hanya terkekeh sembari bermain rambut Dunk yang ada di pangkuan nya
Dunk yang menutup mata nya itu tersenyum kecil , sebenarnya ia mendengar semua pembicaraan Joong dan Aou
" dasar " bisik Dunk sendiri di dalam hati
" eh btw si Pond segila itu ya , gak nyangka gw " Joong mulai merubah topik nya dan Dunk terus menghiraukan itu kembali menidurkan dirinya sendiri
" dia emang gitu makanya orang yang kenal dia ga berani macam macam "
" lagi lagi ke orang bawahan kayak gw " ucap Aou .
" tapi lo sahabat nya anjir , btw untung gw kaya " ucap Joong bangga
Aou meneliti wajah riak Joong
" dasar orang TurThai , sombong amat " sindir Aou membuat Joong tertawa kecil " canda doang , sialan "
skip
" sayang " seru Pond mengelus surai rambut Phuwin yang berjuntaian di dahi nya itu
Phuwin udah sadar cuma terlelap aja karena baru selesai di rawat luka di belakang tubuh nya itu
sungguh rasanya hati Pond di sayat sayat melihat wajah pucat Phuwin dengan wajah yang sedikit memar di pukuli entah siapa Pond tidak tahu
dalam masa yang sama Pond merasa dirinya gagal menjaga Phuwin
ia menyalahkan dirinya sendiri karena menyerahkan tugas selayaknya untuk dirinya kepada orang lain dan ia juga tidak bisa menyalahkan orang lain karena dirinya sendiri yang memperintahkan itu
" maaf kan aku sayang , aku gagal menjaga mu " ucap Pond lalu mengecup alis Phuwin lama dan setitik air mata nya jatuh , sedih melihat Phuwin berada di posisi itu
Phuwin mula membuka matanya pelan mendengar suara Pond dan merasa dahi nya sedikit basah
" N- Nara " panggil Phuwin membuat Pond segera mengesat air mata nya lalu tersenyum ke arah Phuwin yang berusaha membuka mata nya
" iya sayang , ini Nara " sahut Pond sambil mengelus kepala Phuwin
" ada yang sakit ? " tanya Pond
Phuwin mengelengkan kepala nya lemah
" kenapa Nara menangis ? Nara sakit lagi ? " tanya Phuwin lemah
Pond tersenyum lalu bergeleng , lucu melihat tingkah pacar nya yang walaupun masih lemah begitu masih memikirkan tentang dirinya
" Nara gak sakit sayang , kamu nya yang sakit " ucap Pond tersenyum kepada Phuwin
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]
Aksi⚠️ WARNING ⚠️ [ MPREG ] start : 30.04.2024 end : 22.07.2024
![DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/367809476-64-k251606.jpg)