35

6.1K 202 11
                                        






PLAK PLAKKK




Phuwin mulai sadar mendengar sesuatu yang bisa di kata berisik karena mendengar bunyi seperti orang di tampar dan mengomeli
" phi ngapain sih lakuin gini ke Phuwin ?! "
" Dunk gamau tau pokok nya Phi harus tanggungjawab ! enak enak aja ngelakuin gitu ga mikir hari kedepan nya "




Phuwin mulai membuka mata nya pelan melihat pemandangan di hadapan nya ada Dunk yang memukuli Pond dan Aou Boom hanya menyaksikan itu tanpa sepatah kata
" eungh , Dunk " seru Phuwin membuat Dunk berhenti memarahi Pond lalu menghampiri Phuwin dengan riak wajah khawatir
" Phu ada yang sakit ? " tanya Dunk bimbang




Phuwin yang berbaring itu memproses apa yang telah terjadi lalu kejadian panas tadi malam hingga subuh itu bermain semula di fikiran nya
" ai shia " sumpah serapah Phuwin dengan nada kecil lalu menarik comforter menutupi wajah nya karena malu




Dunk mengaru alisnya membuat wajah seperti tidak tahu apa yang terjadi manakala Pond yang melihat sambil berpeluk tubuh di hadapan kasur itu hanya tertawa kecil , gemas melihat phuwin malu




tepat waktu Dunk menoleh ke arah Pond  senyuman itu terus hilang di gantikan dengan wajah sok sok an bersalah
" Phi pikir Dunk ga liat . awas ya Phi " kesal Dunk




Pond seketika menoleh kesamping tersenyum geli hati mengingat kejadian pagi tadi ketika Dunk tidak sengaja masuk tanpa permisi dari Pond 
lagipula memang Dunk tau password kamar itu , Pond pula lupa buat ngeberesin kamar yang berantakkan itu




hampir saja gugur jantung nya Dunk melihat pakaian yang Pond dan Phuwin pakai malam tadi berselerakkan di lantai , mana ada celana dalam lagi dan paling parah— ada juga cairan kental bejejeran di lantai




Dunk menutup mulut nya , orang gila mana gak tau / gak dirty mind kalau suasana udah berantakkan begitu dengan pakaian berselerak di lantai




melihat itu Dunk terus melangkah laju ke arah Phi Pond nya yang masih tertidur nyenyak padahal jam udah menunjukkan 11 pagi mana udah janji mau sarapan bareng , tapi phi nya kok masih tidur




Dunk pantas menyelak comforter yang di pakai Pond dan Phuwin
Dunk sempat kaget melihat posisi Pond tidur memeluk Phuwin yang ada di dakapan nya
Pond juga kaget bukan kepalang melihat Dunk yang terlopong sambil memegang comforter itu




" phi ?! " teriak Dunk namun Pond sempat membekap mulut Dunk agar Phuwin tidak terbangun
Pond berdiri dari perbaringan nya lalu membawa Dunk menjauh dari kasur
" kenapa masuk ga ngetuk pintu , Dunk ? " kesal Pond namun menjaga nada pembicaraan nya




Dunk memukul dada Pond
" dari jam 7 Dunk nunggu Phi ke kamar , katanya mau sarapan di luar sama sama , ini udah jam 11 loh Phi . mana Phi masih turu , peluk peluk kan lagi sama Phu— "




" what the fuck— what is that ?! "
" Phi Pond !!!!!! " teriak Dunk kaget apabila melihat sprei itu ada tompokkan darah kering




Aou dan Boom yang berada di hadapan pintu kamar Pond yang renggang sedang berbicara itu sempat kaget mendengar teriakkan nyaring Dunk
tanpa aba aba Aou masuk ke kamar itu di susuli Boom




" Dunk ! Dunk kamu kenapa ? Pond kenapa ?! " panik Aou melihat seisi kamar gede itu lalu menghampiri Dunk memeriksa kedua tangan Dunk , kaki dan tubuh Dunk takut kenapa napa




mata Dunk masih tertumpu pada sprei putih yang ada tompokkan darah kering di samping badan Phuwin yang masih tertidur pulas
Aou turut melihat ke arah pandangan Dunk bahkan ia juga sempat kaget bukan main melihat itu




DEVIL TO ANGLE                      [PONDPHUWIN] [ON REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang