36

6K 169 8
                                        







kelima pria itu udah datang ke majlis ultah nya Joong . Phuwin yang melihat kemewahan mansion Joong itu sempat kagum lalu berbisik ke arah Dunk
" Dunk ini mansion apa istana ? " polos Phuwin bertanya
" gatau neraka kali " kesal Dunk karena dirinya di perhatikan dari kejauhan oleh Joong yang mulai mendekati mereka





" Naravit sudah datang ya " Joong memeluk Joong begitu juga Pond
" iya nih " balas Pond lalu memasukkan tangan nya di saku celana nya




Aou dan Boom berjabat tangan lalu mengucapkan selamat ke Joong dan itu di jawap terima kasih dengan senyuman manis nya Joong , untung aja Boom gak tergoda




tiba giliran Phuwin menghulurkan tangan nya di sambut Joong
" selamat ulang tahun , Tuan Joong " ucap Phuwin canggung
Joong terkekeh gemes melihat tingkah Phuwin
" makasih ya , btw gausah formal manggil Tuan , Joong aja "
" udah ga sakit ?v" tanya Joong santai membuat Phuwin menarik laju tangan nya dari tangan Joong lalu mendudukkan wajah nya memandang sekilas Pond




Pond tersenyum segaris melihat itu . Joong ini juga satu bisa bisa nya nanyain gitu mana depan semua orang lagi




" loh ? " binggung Joong
perasaan dia nanya nya yang sopan
Pond merangkul pinggang ramping Phuwin
" pacar ku malu " ucap Pond tiba tiba membuat mata Boom dan Dunk terlotot  begitu juga Joong




" Tuan Pond ?! "
" Phi Pond ?! "
pekik Boom dan Dunk serentak kaget mendengar berita itu
" loh kan tadi Dunk nyuruh tanggung jawab " sindir Pond manakala Phuwin hanya tertunduk dengan wajah begitu memerah




" tsk , iya sih tapi— ih apa la dia ni apalaaa ! " binggung Dunk sendiri seketika ngebug , ga bisa otak nya mencerna kejadian itu
" Phuwin , bodyguard , pacar . hah ? " binggung Boom sendiri , Aou malah gemes melihat itu




" oh pantas aja pingsan subuh subuh rupanya lagi ngerayain "
" btw tahniah ya , cocok sih kata gw " ucap Joong
" sialan " batin Phuwin yang tertunduk tunduk itu



" oh ya gw ada kado buat lo " ucap Pond lalu menoleh ke arah Dunk yang masih mencerna kisah Phi nya dan Phuwin 
ga lama teman nya sendiri malah jadi abang ipar




Joong melihat ke arah pandangan Pond yang melihat ke arah Dunk
Joong tersenyum licik
" ini hadiah gw ? lucu lucu " ucap Joong lalu merangkul leher Dunk




Dunk yang baru sadar ke dunia nyata kaget di perlakukan begitu
tangan Joong di tampar nya kuat
" lepasin anjeng ! apasih lu , ah ! " kesal Dunk
" loh tadi phi mu bilang dia ada kado buat gw , dia liatin lo maksud nya kado nya kamu dong , lumayan la buat jadi istri " perli Joong membuat Dunk semakin kesal kepadanya




Pond yang melihat itu hanya bergeleng kepala
dulu ketika Dunk masih kecil Joong lah orang yang paling suka menjaga Dunk bila ada masa lapang , Joong lah orang yang paling menyayangi Dunk
sekarang malah di bikin onar buat Dunk kesal aja setiap detik setiap saat ketemu . namun Dunk tidak ingat dengan memori chillhoodnya karena ada masalah selepas kemalangan itu




" udah udah , Dunk bagi kado nya " ucap Pond lalu Dunk menyerahkan satu bag kado hitam dengan wajah menatap Joong kesal



*contoh aja plis
cr;pinterest

*contoh aja plis cr;pinterest

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
DEVIL TO ANGLE                      [PONDPHUWIN] [ON REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang