BUGH BUGH BUGH
" Pond ! jangan gila Pond ! anak orang woi ! "
seperti kesurupan , Pond tidak menghiraukan larangan Aou bahkan tangan nya menepis tangan Aou yang coba sedaya upaya menghentikan Pond yang membabi buta memukuli wajah Pawin bertubi tubi
" ahkkk am- ampun argh ! " rayu Pawin dengan tangan memohon
wajah nya terpaling ke kiri dan kanan di hajar habis habisan oleh Pond yang wajah nya sudah memerah
" Pawin anak ku ! minggir ! " teriak ibu tiri Phuwin menolak tubuh Pond lalu memeluk anak nya
PLAK
Pond menampar kuat pipi ibu tirinya Phuwin membuat Boom dan Aou menutup mulut karena tidak menyangka Pond bakal sekejam itu
" kau ibu tiri brengsek ! kau juga adik sialan ! lo berdua hidup cuma untuk menjadi iblis ! kamu berdua pantas mati ! "
teriak Pond frustasi dengan wajah merah padam
Pond sekali lagi ingin memberikan pukulan kepada ibu dan adik tiri Phuwin namun cepat cepat di tahan Aou
" tenang Pond bisa mati mereka ! " cegah Aou
" hiks ahkkk Nara- hhh~ " lirih Phuwin di atas kasur sana
Pond pantas memalingkan wajah nya yang sedang emosi itu melihat ke arah Phuwin yang sudah pucat pasi itu
tubuh nya meringkuk sembari tangan nya menggenggam kuat perut nya
" Phuwin ! "
Pond lalu melangkah laju ke kasur sungguh hati nya sakit melihat Phuwin tidak mengenakan pakaian sama sekali bahkan seurat benang pun tiada di tubuh nya
" Nara sakittt~ " ucap Phuwin
Pond panik mengelus surai yang ada di dahi berkeringat Phuwin
air mata nya turut ingin jatuh melihat Phuwin sepertinya tersiksa
" kenapa sayang ? apanya sakit ? " tanya Pond lembut
" nghhh perut aku hiks. sakit banget " adu Phuwin
Pond kaget mendengar itu lalu ingin mengangkat Phuwin membawa kekasih hati nya itu ke rumah sakit
baru saja Pond menyelak comforter yang menutupi pinggang hingga kaki Phuwin mata Pond terlotot dengan jantung yang seakan mahu berhenti berdetak
" ai shia Pond— " melihat itu Aou juga kaget namun dia terus memalingkan wajah nya ke arah pintu tidak ingin melihat Phuwin yang di telanjangi begitu
" P- Phuwin " seru Pond terbata bata karena melihat sprei itu sudah bercak merah
tangan lemah Phuwin berusaha memegang tangan kekar Pond .
" N- Nara tolong , sakitt banget hiks " adu Phuwin dengan air mata mengalir di pipi
ayah Phuwin yang melihat itu turut kaget melihat Phuwin masih mengalirkan darah segar yang membuat sprei putih itu semakin bercak merah
" apa yang kau lakukan kepada anak ku ?! " teriak ayah nya Phuwin lalu menyerang Pond
namun Pond menolak kuat tubuh ayah nya Phuwin hingga turut jatuh terduduk di samping dua beranak itu
" kau mengaku Phuwin anak mu ?! "
Pond tertawa hambar seketika
" kau lucu ! bahkan kau membiarkan nya di siksa begini ! mulai sekarang kau bukan ayah kandung nya lagi , BRENGSEK " bentak Pond frustasi menendang nendang kuat ayah nya Phuwin maupun Pawin dan ibu nya itu
Boom hanya mampu terlotot melihat kekejaman Pond yang sesungguh nya bahkan kini Pond memegang kepala ibu tirinya Phuwin lalu menghantamkan ke kepala Pawin berkali kali
bahkan bunyi kuat dari kepala yang di benturkan bersamaan itu jelas kedengaran ngeri di telinga Aou dan Boom
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]
Aksiyon⚠️ WARNING ⚠️ [ MPREG ] start : 30.04.2024 end : 22.07.2024
![DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/367809476-64-k251606.jpg)