"Akhirnya aku bisa latihan bareng kamu lagi walaupun kita bertemu hanya lima hari saja"
~Reina Resly Arlena~
"Bukan aku yang hebat mengajarimu, tapi... Kamu yang terlalu hebat dalam berlatih"
~Williams Halilintar Thunderstorms~
🌸Selamat Membaca🌸
.
.
.
.
.
______________________________________
"Aduh" ringis orang itu sembari mengusap jidatnya yang baru saja bertabrakan dengan seseorang.
Halilintar: makanya kalo jalan itu di lihat pakai mata! (Ucap Halilintar dingin dan ketus)
Seseorang itu mendongak untuk menatap orang yang baru saja ia tabrak.
"Loh? Hali?"
.
.
.
.
.
Halilintar terkejut saat melihat orang yang baru saja bertabrakan dengannya yaitu...
Resly, kekasihnya.
Halilintar: Res?
Resly: hehe... Kamu sampai juga akhirnya (senyum senang)
Halilintar: kau... Udah lama disini? (Tersenyum tipis)
Resly: gak juga, baru lima belas menit yang lalu (senyum)
Halilintar melihat sekitar, ada beberapa murid yang berlalu lalang.
Halilintar: kau ikut lomba karate ya?
Resly menghela nafas dan tersenyum.
Resly: ya begitulah, berkat kamu juga yang udah ajarin aku bisa sampai ikut lomba yang selama ini aku impikan (senyum manis)
Halilintar: bukan aku yang hebat ajarin kamu, tapi kamu yang hebat dalam berlatih
Resly: ah, gak juga kok. Eh iya, btw... Mau latihan bareng? Kebetulan lomba bela dirinya kan lusa
Halilintar: boleh
Mereka berdua pun berjalan bersama menuju ruang dimana lomba bela diri nanti di lakukan. Tapi sekarang mereka lakukan untuk latihan dulu.
Tak lupa mereka saling mengobrol dan bercanda tawa tentang keseharian mereka. Ya walaupun yang banyak bicara sebenarnya Resly sih di bandingkan Halilintar.
Tapi kadang Halilintar yang mengejek dan menjahili kekasihnya hingga berakhir Resly yang harus berlari mengejar kekasihnya itu menuju ruang bela diri yang menjadi tujuan mereka.
.
.
.
.
.
Skip! Selesai latihan...
Kini mereka berdua sedang berjalan berdua sambil sesekali mengobrol.
Resly: oh iya, kamu disana gak berantem kan? (Tanya Resly sembari mendongak menatap Halilintar yang lebih tinggi darinya)
Halilintar: e-enggak kok, cuma hari itu aja yang sampai masuk BK (jawab Halilintar kikuk)
Resly mengangguk.
"Resly, sini! Kata bu guru kita kumpul di lapangan. Jangan mencar!!" seru salah satu teman Resly. Dan di jawab "oke" oleh Resly.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Terhalang Jarak (Season 2)
RomanceCinta bisa ditemukan dimana saja, tapi mampukah mereka bertahan saat jarak memisahkan? Mereka berjuang menjaga rasa di tengah rindu dan waktu, hingga ujian yang tak pernah mereka duga datang menghampiri... Memaksa mereka memilih, bertahan atau mele...
