🌸Selamat Membaca🌸
.
.
.
.
.
______________________________________
Malam ini bulan tampak tak bersinar dengan terang karena awan hitam menutup cahayanya.
Bintang-bintang juga tak ada di langit, malam ini sangat gelap. Dengan rintikan hujan yang mulai turun membasahi bumi.
*****
Pada sebuah rumah kayu sederhana, terlihat seorang gadis cantik dengan tinggi 156 cm tengah berdiri di depan jendela kamarnya.
Sedari tadi ia terus memandang gelapnya langit malam, seolah berharap ada bintang yang muncul menemani bulan yang tertutup oleh awan hitam.
"Res, lo ngapain sih dari tadi ngeliat langit mulu. Langit gelap gitu apa menariknya coba? Hari juga mau hujan. Udah gerimis tuh, mending tutup jendelanya daripada lo sakit kena angin malam" oceh Masha yang saat ini tengah sibuk menyisir rambutnya.
Tampaknya ia baru selesai mandi dan tengah menyisir rambutnya yang sudah lumayan mengering karena ia lap menggunakan handuk.
Karena Resly tak punya alat pengering rambut jadinya begitu.
"Tau tuh, pasti mikirin kak Hali itu lagi makanya ngeliat langit malam. Berharap ada bintang nemenin bulan" sahut Sori yang tengah duduk di lantai kayu sambil bersandar di tembok.
Sedari tadi tangannya tak berhenti mencomot kripik kentang balado yang ada dalam bungkus kemasan di tangannya.
Wajahnya tampak kusam, sepertinya ia masih sedih mengetahui fakta bahwa dirinya tak bisa kuliah bersama dengan kekasihnya, Supra.
"Aku gak berharap sama Hali lagi... Tapi kalo di bilang kangen dengan kenangan kita berdua yang sudah lama bersama, aku akan bilang aku kangen. Tapi sekarang aku tau, Hali bukan milikku lagi. Tapi milik kak Fannie" balas Resly tanpa mengalihkan pandangannya dari jendela kamar.
Masha: ya terus lo kenapa galau begitu, ini juga si Sori dari kemarin galau mulu. Gue kayak ngomong sama tembok tau gak karena lo berdua gak heboh nemenin gue gabut (kesal Masha)
Sori hanya memalingkan wajahnya menatap Masha dengan wajah kusut sebelum akhirnya bicara.
Sori: kak Supra udah janji gak akan ninggalin Sori, tapi kok dia mau ninggalin Sori? Sori sedih kak Supra gak tepati janji
Masha berdecak kesal mendengarnya dan memukul pelan kepala Sori dengan pelan, tapi Sori tak membalas yang biasanya ia pasti langsung tak terima dan berbalik membalas hingga berakhir keduanya adu bacot.
Masha: kak Supra bukan gak tepati janji, bego! Dia pergi ke Inggris juga buat kuliah. Ntar dia balik sini lagi lah sama kak Solar. Lo tau sendiri bukan cuma lo yang di tinggal kuliah, tapi kak Thron juga di tinggal kuliah oleh kak Solar
Sori: ya tapi tetap aja kak Supra mau ninggalin Sori, kak Supra ingkar janji. Sori gak terima, kak Supra bohong
Masha berdecak kesal mendengarnya dan berbalik menatap Resly yang masih sibuk melihat keluar jendela.
Masha: Res!! (Panggil Masha sedikit keras)
Namun, Resly hanya membalas dengan deheman.
Masha: lo kasih tau nih si Sori, udah tolol malah tambah tolol dia sekarang. Dia gak ngerti kalo gue yang ngomong, lo jelasin gih
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Terhalang Jarak (Season 2)
عاطفيّةCinta bisa ditemukan dimana saja, tapi mampukah mereka bertahan saat jarak memisahkan? Mereka berjuang menjaga rasa di tengah rindu dan waktu, hingga ujian yang tak pernah mereka duga datang menghampiri... Memaksa mereka memilih, bertahan atau mele...
