Menjauh

89 7 0
                                        

"Aku bukan menyerah, aku hanya ingin istirahat dari lelah ku. Kamu gak usah khawatir, aku gak akan ngejar kamu lagi. Aku stop mengejarmu, tapi aku tetap cinta sama kamu"
~Derniya Thronie Lesdia~

🌸Selamat Membaca🌸
.
.
.
.
.
_____________________________________

Saat sampai di sekolah, Blaze langsung mengomeli sahabatnya, Taufan.

Taufan: ih udah lah, sakit kuping gue dengar lo ngoceh mulu. Iya-iya ntar gue traktir lo sama Oni seminggu

Thron: tau tuh Blaze, lagian masih ada banyak percobaan loh selagi Nervia gak bilang kata putus

Blaze mendengus dan duduk di kursi kantin depan kedua sahabatnya.

Taufan: ya udah lo mau pesan apa? Pesan aja sana ntar gue bayarin

"BIBI!! NASI GORENG TOPPING AYAM SAMA TEH HANGAT!!" teriak Blaze tak tau malu membuat seisi kantin menatapnya kaget.

"Oke!" jawab bibi kantin itu kemudian membuat pesanan Blaze.

Thron: ih Blaze gak ada makan ya?

Blaze: gak! Gue buru-buru buat jemput Ice. Dia kan murid teladan yang rajin turun sekolah sangat cepat tapi sampai sekolah kerjaan tidur doang. Makanya gue gak sempat sarapan karena buru-buru (ucap Blaze sambil memainkan game di ponselnya)

Taufan: ya iyalah, gue aja sampai heran. Nervia yang teladan gitu bisa pacaran sama berandalan kayak lo (cibir Taufan)

Blaze mendengus mendengar cibiran sahabatnya.

"Ini pesanannya nak"

Blaze: makasih bibi (langsung memakan sarapannya)

Thron: gimana ya cara mencairkan kutub selatan?

Keduanya mendelikkan bahu masing-masing tanda tak tau.

Thron: ya abisnya Oni baru ketemu cewek spesies gitu, kulkas!

Taufan: spesies? Lo pikir dia hewan?

Thron: kan beruang (ucap Thron polos tanpa dosa)

Seketika keduanya mematung kaget mendengarnya.

Taufan: astaga Blaze, pacar lo di bilang beruang. Tapi gue setuju sih soalnya beruang kutub suka hibernasi mulu (ucap Taufan santai)

Blaze mendengus, tapi ia setuju sih. Orang dia juga sering bilang kekasihnya itu beruang.

Blaze: eh bentar-bentar

Keduanya lantas menatap ke arah Blaze.

Taufan: kenapa lo? (Bingung)

Blaze: Thron, masalah lo sama si mata empat itu gimana?

Thron: maksudnya?

Blaze: lo gak ada niat baikkan sama dia?

Thron menghela nafas.

Thron: udahlah, Oni malas bahasnya... Lagian kita tuh beda jauh tau. Oni sadar diri kok, jadi... Oni gak akan ganggu dia lagi

Taufan: lo udah move on Thron? (Bisik Taufan sembari menatap Thron)

Thron: haaahh... Masih tahap percobaan (ucap Thron sambil senyum tertekan)

Taufan: semangat (ucap Taufan sembari tersenyum)

Blaze: gitu dong!

Thron tersenyum pada dua sahabatnya.

Cinta Terhalang Jarak (Season 2) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang