Lampu Lampion

51 6 0
                                        

"Biarkan semua harapanku di bawa terbang tinggi oleh lampu lampion pada malam ini, agar dunia tau dialah semestaku"
~Reina Resly Arlena~

🌸Selamat Membaca🌸
.
.
.
.
.
______________________________________

Malam ini adalah malam tahun baru!

Sekumpulan anak remaja itu sudah berjanjian di dalam grup whatsapp mereka bahwa malam ini mereka mengadakan acara bersama di halaman rumah Blaze.

Maklumlah rumahnya kan besar, lapangannya juga luas. Bisa tempat mereka main mobil di halamannya karna gede.

Dan sekarang mereka sudah tiba di rumah Blaze, bukan hanya mereka saja disana. Melainkan mereka juga membawa teman-teman mereka dari SMK Warley.

Seperti Darvin dan Vio. Juga Resly yang di ajak oleh Ice.

Awalnya Resly gak mau ikut karena malam, ia tak berani pulang sendiri.

Bukan takut kalo ada begal, cuma dia itu penakut dengan gelap dan selalu berpikir akan ada hantu di sekitarnya.

Tapi tadi karena Ice yang menelponnya, merengek agar dirinya datang. Mau tak mau Resly pun harus datang, lagipula dia itu bukan tak mau. Hanya malu dan malas saja keluar malam.

Malu kenapa?

Karena ia tak terbiasa dengan teman-teman Ice itu. Ia hanya akrab dengan Gempa, dengan Hali teman sih hanya saja tak terlalu akrab seperti dulu lagi.

Kalo malas?

Ya emang dia mageran kayak Ice. Ketularan katanya (눈‸눈).

Oh benar, mereka tak sendiri. Karena orang tua mereka juga di undang untuk merayakan tahun baru bersama di rumah Blaze.

"Gopal! Nervia!! Jangan di makan terus ihh... Oni capek bakar jagungnya" rengek Thron yang berkacak pinggang menatap kesal Gopal dan Ice yang duduk santai memakan jagung bakarnya.

Gopal: gue cuma makan satu Thron... Nervia yang banyak

Ice: sembarangan! Orang kita berdua sama makan empat jagung bakarnya

Thron tambah cemberut mendengarnya. Hingga sebuah tangan mendarat di pundaknya membuatnya harus mendongak menatap seseorang di sebelahnya itu.

Yaya: biar gue bantu

Thron tersenyum dan mengangguk, keduanya pun kembali membakar beberapa makanan yang sudah di tusuk oleh Taufan dan Ying.

"Blaze"

"Blaze!!"

"WOY API NERAKA!!"

Nah kan panggilan Ice dulu buat Blaze keluar juga. Dan karena teriakan Ice itulah yang mengejutkan mereka semua. Untung aja orang tua mereka gak berada di halaman samping tempat mereka merayakan tahun baru ini.

Cinta Terhalang Jarak (Season 2) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang