Semuanya Adalah Kenangan

70 8 0
                                        

🌸Selamat Membaca🌸
.
.
.
.
.
______________________________________

Malam ini adalah malam festival kembang api.

Terlihat sekumpulan pemuda/i itu tengah sibuk dengan bakaran dan juga kembang apinya masing-masing.

Semua sibuk dengan aktivitasnya masing-masing sebelum jam menunjukkan pukul 20.00.

Posisi mereka saat ini yaitu ada di taman yang memang tampak ramai orang-orang karena juga turut merayakan festival tersebut.

Belum lagi ada artisnya!

Hihi... Awalnya yang artisnya itu Taufan sih, cuma karena dia lagi hamil ya temannya yang tampil.

Toh gak apa gaji Taufan tetap lancar kok!

Yaya: hihi... Asik ya, kapan lagi bisa masak-masak bareng begini di luar

Ying: haha... Iya lagi, jadi keinget kemah waktu SMA kelas 10 dulu yang masak tengah malam karena kelaparan

Keduanya tertawa bersama mengingat moment tersebut.

Gempa: eh itu lalapannya udah?

Thron: bentar lagi kak

Vio: kok kita jadi kayak kemah ya? Masak-masak begini?

Mereka tertawa mendengar pertanyaan Vio yang tampak heran dengan kegiatan mereka yang memang beda dari orang lain.

Halilintar: mau gak mau, ngidam istri gue emang rada aneh. Gue curiga beneran nikah sama orang gila

Seketika tawa Blaze dan Thron meledak mendengarnya, yang lain hanya bisa tertawa pelan sembari menggelengkan kepala mendengar ucapan Halilintar yang terdengar pedas.

Blaze: bestie gue itu hahaha... Tapi setuju sih wkwkwk...

Thron: Fannie dari lahir emang stres hahahaha...

Taufan: gue dengar!! (Kesal Taufan yang menendang angin dengan wajah cemberut menatap Blaze dan Thron)

Blaze: hahaha... Hayoloh Thron, itu dede bayinya ikutan ngamuk juga loh hihi...

Thron terkekeh mendengarnya sebelum lanjut menyiapkan lalapan bersama Solar.

Taufan: Hali mereka jahat!!! (adunya)

Halilintar: udah biarin... Nih makan risolnya, tadi pengen (ucap Halilintar menyodorkan sebungkus risol pada Taufan yang kini tersenyum lebar menerima pesanannya)

Mereka hanya tersenyum melihat bumil itu tengah sibuk makan, ya... Memang mereka sih yang suruh dia duduk aja gak usah bantu-bantu.

Kasian lagi hamil, gak boleh capek-capek.

Ice: Blaze ulek yang benar ah!

Blaze: keras Icy

Ice: ah gimana sih ngulek sambal doang kagak bisa (kesal Ice memukul pundak Blaze)

Blaze: ya abis ini garam, micin, cabe, bawang belum di ulek kamu masukin es batu segala lagi

Resly: lha? Buat apa sambal pakai es batu? (Kaget)

Cinta Terhalang Jarak (Season 2) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang