Sesak

83 5 0
                                        

"Kalau kau sudah bosan dengan ku, katakan saja. Karena aku gak mau menjadi penghalangmu untuk bahagia"
~Andersson Gempa Earquake~

"Kalo gue emang gak berhak untuk merasakan cinta. Tolong jangan buat ada perasaan itu lagi dalam hati gue... Buat aja gue mati rasa, karena jujur... Gue udah capek dengan semua ini"
~Stenly Taufannie Cantika~

"Oni gak nyangka Yaya seperti itu dengan kak Gempa. Jahat!"
~Derniya Thronie Lesdia~

"Kenapa sekarang gue kayak gini?
Seharusnya gue gak gini. Gempa... Maafin gue"
~Clarissa Yaya Hanna~

"Sorry, gue gak bermaksud ngerusak hubungan lo berdua. Gue juga gak tau kalo akhirnya jadi kayak gini"
~Ternando Supra Lighter~

🌸Selamat Membaca🌸

.
.
.
.
.
______________________________________

Di taman pusat kota terlihat sangat indah dan lebih terang suasana malamnya dari biasanya karena cahaya lampu dari setiap sudut.

Aroma bermacam-macam makanan yang di jual berjejer rapi itu membuat kesan dari ketiga remaja ini untuk tak bisa berhenti membeli makanan yang ingin mereka coba.

Tak lupa dengan berbagai macam wahana yang membuat sorakan orang-orang menjadi bertambah riuh dan menyenangkan.

Seperti saat ini, ketiga remaja itu baru saja sehabis membeli beberapa jajanan manis.

Taufan: sekarang mau kemana lagi? (Tanya Taufan sambil memakan permen kapas yang ada di tangannya)

Blaze: eh gimana kalo kita main wahana rumah hantu, pasti seru! (Pekik Blaze penuh semangat sembari tersenyum lebar menatap kedua sahabatnya)

Taufan: wah boleh tuh, gue lama gak masuk rumah hantu (seru Taufan dengan wajah ceria)

Sangat berbeda dengan Thron yang sudah mulai pucat mendengar ajakan kedua sahabatnya.

Thron: huaaaa gak mau! Oni takut... Nanti kalo ada hantu terus dia ngagetin Oni. Nanti Oni jantungan terus mati gimana? (Serunya panik)

Blaze: enggak lah Thron... Palingan hantunya yang takut dengan kita bertiga (ucap Blaze sembari tersenyum penuh makna)

Taufan: benar kata Blaze... Kita kan Trio Trouble Maker. Kalo ada hantunya... Ya kita jahilin aja. Lagian hantunya manusia kok (timpal Taufan sembari ikut tersenyum penuh makna)

Thron yang paham maksud keduanya pun ikut tersenyum dan mengangguk. Mereka bertiga pun berlari menuju wahana rumah hantu dengan berlomba.

Aish! Pantes Ice malu kalo jalan bareng Blaze, sifatnya aja gak tau malu gitu.

Udah besar main kejar-kejaran, teriak lagi. Jadi sorotan orang-orang pula.
Tapi untung aja saat ini Ice tidak bersamanya. Jadi... Pura-pura gak kenal aja kalo dia gak sengaja ngeliat Blaze ( ͡ ͜ʖ ͡ ).

.
.
.
.
.

Skip! Di dalam wahana rumah hantu...

Cinta Terhalang Jarak (Season 2) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang