"Lagu ini gue nyanyikan buat lo Hali... Gue mau minta maaf sama lo dan juga pacar lo. Gue gak tau pacar lo ada apa enggak, tapi... Sumpah gue gak bermaksud ngerusak hubungan lo berdua"
~Stenly Taufannie Cantika~
🌸Selamat Membaca🌸
.
.
.
.
.
______________________________________
Murid-murid nampak datang gerombolan menuju depan panggung untuk menyaksikan pertunjukan setiap kelas.
Ah, jadi lomba pertunjukannya begini, setiap kelas itu menampilkan dua orang murid yang maju tampil.
Satu di bidang melukis dan satu lagi di bidang menyanyi.
Contohnya seperti dari kelas 11 IPS 3 dengan Taufan perwakilan lomba menyanyi dan teman sekelasnya yang bernama Rara lah menjadi perwakilan lomba melukis.
Gopal: eh woy buruan sini (ucap Gopal memanggil teman-temannya)
Mereka lantas mengambil tempat duduk di sebelah Gopal.
Taufan: lha Gem, lo disini? Lo kan ketua OSIS
Gempa: astaga, gue cuma mau duduk tenang loh ini, lagian ada panitia yang ngurus. Gue cuma mau duduk bentar aja lo pada udah protes
Mereka cengengesan mendengarnya.
Taufan: abisnya lo rajin dengan kegiatan sekolah sih, jadi heran kan gue kalo lo tiba-tiba duduk diam
Gempa memutar bola matanya mendengar itu, hingga matanya menangkap sosok Halilintar, Solar dan Supra yang jalan menghampiri mereka.
Gempa: eh mereka udah baikkan? (Heran Gempa)
Fang: kayaknya, tapi... Gak yakin sih gue baikkan total
Blaze: haha... Berantemnya adu bacot sekarang (seru Blaze yang duduk di belakang Gopal)
Gopal: gue setuju sama Blaze
Solar: Nervia!! (Teriaknya langsung berlari ke arah Ice yang duduk anteng sebelah Taufan sambil menikmati jajanan yang sudah Blaze traktir tadi)
Halilintar menatap dingin dan datar Solar yang saat ini menghampiri adek sepupunya itu.
Solar: lo sengaja kan? (Tanya Solar to the point saat sudah duduk di depan Ice)
Ice: apa? Gak paham gue (pura-pura bego)
Solar: gak usah pura-pura bego, gue tau lo speaker kan tadi? Lo udah bocorin rahasia gue? (Lemasnya)
Ice: gue cuma mau bantu lo, gak selamanya lo bakalan terperangkap dalam trauma lo itu. Solar, semuanya pasti ada masalah... Pasti juga ada jalan keluarnya
Solar: bohong! Lo gak usah kasih kalimat penenang buat gue, dimana jalan keluarnya? Gak ada, orang tua gue ada jalan keluarnya? Gak ada kan, malah cerai. Emang seburuk itu gue? Kenapa gue hidup?
Semua kaget mendengarnya.
Ice: gak usah ngomong yang enggak-enggak bisa gak lo (kesal Ice)
Supra: kenapa sih Lar? Itu kan bukan salah lo
Solar: tapi si kakek tua itu bilang gue yang salah kan, kenapa dia gak bunuh gue aja pas bunda lagi hamil gue waktu itu, bisa aja kan gue gak jadi pengganggu di dunia ini buat dia
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Terhalang Jarak (Season 2)
RomantikCinta bisa ditemukan dimana saja, tapi mampukah mereka bertahan saat jarak memisahkan? Mereka berjuang menjaga rasa di tengah rindu dan waktu, hingga ujian yang tak pernah mereka duga datang menghampiri... Memaksa mereka memilih, bertahan atau mele...
