Bab 16

1.3K 50 0
                                        

Sesuai perkataan Leo, Kini kakak beradik itu sedang menuju ke markas Allston berada. menaiki motor sport milik Leo dengan membonceng Fio.

saat di tengah perjalanan, Ada beberapa orang yang mengikuti mereka, membuat leo menambah kecepatan motornya.

tapi sepertinya semesta tak berpihak kepada mereka, kini kakak beradik itu tengah di hadang oleh segerombolan orang bermotor tadi.

"tetep disini" ujar leo memberi peringatan kepada Fio

Leo turun dari motornya dan melangkah maju mendekati mereka

"mau apa lo!" seru Leo kepada segerombolan preman yang menghadang mereka itu

"serahin cewe itu, dan kita biarin lo pergi" ujar salah satu dari mereka

"Anjing" umpat Leo saat mengetahui maksud preman itu menghadang mereka berdua karna ingin membawa sang adik.

"ga akan gue biarin lo semua nyentuh adek gue, sialan, Maju lo semua!" Teriak pemuda itu kepada segerombolan preman jelek yang ada di hadapannya.

"SERANGG"

Bugh..

Bugh..

dengan lihai nya leo menangkis dan menyerang mereka, leo bahkan tak memberi celah mereka untuk sekedar bernafas.

Pukulan terus terdengar, sampai hampir 10 menit, preman yang berjumlah 15 orang itu tergeletak tak berdaya.

leo kecolongan yang menyebabkan ia mendapatkan Luka kecil di sudut bibirnya.

"Udah?" tanya Fio santai

Mendengar ucapan adiknya itu leo memandang Fio sinis

"Hmm" balas leo sambil menaiki kuda besi miliknya itu menuju markas Allston.

°°°

"siapa yang ngehadang?" ucap Alaric menatap leo yang sedang di obati Fio


"preman suruhan mungkin" balas leo

"untung gue jago" sambung leo dengan nada sombong nya

melihat tingkah sang kakak membuat Fio ingin muntah, Ia menekan luka kakaknya dengan kapas yang sudah di beri obat merah

"shh" desis leo

"mampus" ejek Fio dengan wajah yang menyebalkan tapi sialnya sangat menggemaskan di mata Alaric.

"Gue kurung di apart, boleh ga sih" batin Alaric dengan menggigit bibir dalamnya menahan gemas melihat Fio yang saat Lucu.

Drtt

Drtt

handphone Fio berdering menandakan ada yang menelpon gadis itu, segera Fio mengangkatnya saat melihat nama yang tertera di layar tersebut

"Halo sky"

"Queen besok sibuk ga"

"Ga sih, kenapa?"

"ke pasar malem yuk"

"Ayo aja sih, balik nya ketaman sambil beli es krim ya"

"Oteyy queen nya sky hahah"

"okey bye" Fio terkekeh ketika mendengar suara reygan yang seperti anak kecil itu, Sky nya itu tak pernah berubah dari dulu selalu bersikap manja kepadanya.

"siapa?" tanya leo penasaran dengan seseorang yang menelpon adiknya itu

"Reygan"

"kenapa?" tanya Alaric dengan nada rendahnya

"ngajak ke pasar malem besok" ujar Fio santai, bahkan ia tidak memperdulikan Alaric yang sedang menahan api kecemburuan itu.

"kenapa lo manggilnya sky?" kennan yang sedari tadi diam kini mengeluarkan suara

"dia temen kecil gue, anggep aja itu panggilan sayang dari gue ke dia"

"lah sejak kapan lo temanan sama tu anak?" tanya leo bingung.

"kepo lo, intinya dia temen kecil gue"

"lo suka sama dia" Fio mengalihkan matanya ke arah Alaric yang bertanya

"kenapa lo cemburu" bukan nya menjawab Fio malah bertanya balik sambil tersenyum smirk

"Lo udah tau jawabannya" mereka tercengang mendengar jawaban Alaric yang terlalu jujur itu.

---

Bantu Vote yaa🥰
Happy reading All❗💗

Thank Youu!💋💗

Caitlyn Or Fiorence [ End ] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang