Happy reading📖
Tandai kalau ada typo...
.
.
.
Malam ini Jimmy, Sea, dan Keen sedang berada di pasar malam. Mereka pergi karena ajakan Keen.
"Wahh, Bubu.... Adek ingin naik komedi putar terus naik kora-kora, bianglala dan mau ke rumah hantu juga" Mata keen berbinar mematap pasar malam yang ada didepannya.
"Iya nanti kita naik oke, sekarang tunggu Baba membeli tiket dulu" Sea tersenyum saat melihat Keen yang sudah tidak sabar untuk naik wahana yang ada di pasar malam ini.
"Ayo masuk" Jimmy datang setelah membeli tiket. Keen mengangguk ia sudah tidak sabar.
"Ayo Bu, Ba adek ingin naik biang lala dulu" Keen menarik tangan kedua orang tuanya menuju wahana biang lala.
Saat ini mereka sudah berada di wahana biang lala.
"Adek naik sama bubu aja ya, biar baba tunggu disini sekalian fotoin kalian"
"Loh, kenapa Ba? " Keen menatap Baba nya sedih. "Maaf sayang, Baba takut ketinggian, jadi kamu sama Bubu aja ya" Jimmy berkata dengan jujur, ia memang takut ketinggian.
"Oh, kirain Adek Baba nggak mau naik sama adek"
"Engga sayang, nggak gitu.... Yasudah kalau adek mau, Baba bakal ikut naik"
Sea menatap sang suami heran, "yakin hia? " Jimmy mengangguk, "apapun demi Adek"
"Eh, engga kok... Baba nggak usah naik, adek naik sama Bubu aja" Keen merasa tidak enak pada Baba nya.
"Adek yakin?.... " Tanya Jimmy. Keen mengangguk cepat, "iya, adek kasian sama Baba, jadi Baba nggak usah naik" Jimmy tersenyum anaknya memang pengertian. "Yasudah kalian naik, biar Baba foto dari sini, okay" Akhirnya Keen hanya naik biang lala, sedangkan Jimmy memfoto mereka dari bawah.
"Mau naik apa lagi? " Jimmy bertanya saat Sea dan Keen turun dari bianglala. Keen tampak terdiam sejenak, " Keen ingin naik kora-kora Ba, tapi sebelum itu Keen ingin kekamar mandi dulu"
"Mau ditemenin.... " Tawar Sea.
"No... Keen bisa sendiri.... Bubu sama Baba tunggu disini aja" Setelah mendapat persetujuan dari orang tuanya, Keen segera berlari ke kamar mandi.
_______
Saat ingin kembali ke orang tuanya, Keen tidak sengaja menabrak orang.
"Aduh, maaf² aku nggak sengaja.." Ujar Keen sambil membantu orang itu berdiri.
Orang yang ditabrak Keen berdiri. "Nggak papa kok, aku juga salah karena nggak perhatiin jalan..." Ujarnya.
"Loh, Sea?" kaget Keen ketika melihat siapa yang ia tabrak.
"Eh, Keen ternyata" ujar orang itu tak kalah kaget nya. Ternyata orang itu adalah Sea Dechchart atau lebih akrab dipanggil Sea Talay, yang merupakan teman satu klub Keen.
"Kamu disini juga toh?" Tanya Keen.
"Iya, nemenin adik perempuan aku" Ujar Sea.
"Oh, gitu ya..."
"...em, Sea udah dulu ya, aku harus pergi. Takut dicari Baba sama Bubu" Ujar Keen.
"Oh oke..." Setelah itu Keen pergi dari sana.
"Bubu, Baba..." Ujar Keen berlari menuju tempat Jimmy dan Sea berada.
"Kok lama, dek?" Tanya Jimmy.
"Itu ba, tadi Keen nggak sengaja ketemu sama temen sekolah di kamar mandi jadi tadi ngobrol bentar" jelas Keen.
"Oh gitu ya. Yasudah, sekarang Keen mau naik apa?" Tanya Jimmy.
"Keen nggak mau naik wahana lagi, Ba"
"Lah, terus Keen mau apa? Pulang?" Tanya Sea.
"Bukan Bubu, Keen laper" Ujar Keen sambil memegang perutnya yang sudah keroncongan.
"Hahaha, astaga bubu kira ada apa. Yaudah ayo kita beli makanan dulu"
"Ayo, bubu, baba.." Keen berdiri di tengah-tengah Jimmy dan Sea. Kemudian menarik tangan orang tuanya menuju tempat stand penjualan makanan.
"Wah, Baba! Keen pengen deh makan Tteokbokki" ujar Keen sambil menunjuk kearah stand yang menjual makanan khas Korea itu.
"Baiklah, baba belikan. Kamu sama bubu tunggu disini ya. Sea kamu pengen makan apa?"
"Em, dimsum aja deh Hia"
Jimmy mengangguk, "kalau gitu baba beli dulu. Kalian tunggu disini"
"Oke ba" Jimmy pergi dari sana menuju stand penjual tteokbokki dan dimsum yang kebetulan sebelahan. Sedangkan Sea dan Keen duduk di bangku yang disediakan disana.
.
.
.
.
.
"Permisi, tolong tteokbokki satu porsi " Ujar Jimmy.
"Baik tuan, mau yang porsi sedang atau besar?" Tanya sang penjual.
"Sedang saja pak.." Ujar Jimmy. Sang penjual mengangguk, setelah menunggu beberapa menit pesanan Jimmy pun siap. "Ini tuan pesanannya" Sang penjual menyerah sebuah plastik berisi tteokbokki.
"Berapa pak?" Tanya Jimmy.
"20 Bhat tuan" Jimmy mengeluarkan dompetnya. Ia mengambil uang pecahan 50 Bath. "Ini pak, kembaliannya ambil saja"
"Eh, terimakasih tuan" Jimmy mengangguk kemudian pergi ke stand dimsum yang ada disebelah.
"Permisi tolong dimsum dua porsi"
"Baik pak, mohon tunggu sebentar" Ujar sang penjual.
"Bu, saya tinggal sebentar ya. Saya ingin membeli minum" Ujar Jimmy.
"Silahkan tuan"
Berberapa saat kemudian Jimmy sudah selesai membeli minum. Ia kembali ke stand dimsum. Dan tepat ia kembali, dimsum pesanannya sudah siap. "Berapa semuanya, bu?"
"60 Bhat tuan"
Jimmy mengeluarkan uang 100 Bhat. "Kembaliannya ambil saja"
"Wah, terimakasih tuan" Jimmy mengangguk sebagai respon.
Setelah selesai membeli makanan. Jimmy kembali ke tempat Sea dan Keen berada.
"Nih, tteokbokki pesanan Keen. Dan ini dimsum pesanan Bubu"
"Wah, terimakasih Baba/hia" Ujar Keen dan Sea bersamaan.
Mereka menikmati makanan tersebut dengan diselipi candaan yang dilontarkan oleh Keen.
"Habis ini mau naik wahana lagi atau pulang?" Tanya Jimmy saat mereka sudah selesai makan.
"Pulang aja Ba, Adek udah ngantuk" Ujar Keen sambil menutup mulutnya yang menguap.
"Yasudah ayo pulang" Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke rumah.
*****
Hai, apa kabar nih?
Ada yang kangen book ini nggak?
Ini book spesial untuk kalian yang udah nunggu aku balik.
Oke, aku bakal mulai rutin up habis lebaran.
Aku mau ngucapin selamat hari raya idul fitri bagi yang merayakan. Minal Aidin Wal Faidzin.
Nay, minta maaf jika punya salah sama kalian.
Byee... See you habis lebaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kompleks GMM (End)
Fanfiction#FOLLOW DULU SEBELUM BACA# keabsrudan dan kegilaan 6 pasangan muda dan anak mereka di Kompleks GMM. #joongdunk #pondphuwin #perthchimon #firstkhaotung #jimmysea #ohmnanon #geminifourth #winnysatang #dewnani 🚫HOMOPHOBIC DILARANG MENDEKAT🚫.
