Obrolan pertama

1K 69 0
                                        

Happy reading📖
Tandai kalau ada typo.
.

.

.

.

.

.

Saat ini Marc sedang berada disebuah toko buku yang ada di Bangkok. Ia sedang mencari buku untuk referensi persiapan ujian kelulusannya bulan depan.

Harusnya hari ini ia pergi dengan Satang, tapi saudara kembarnya itu malah asik berpacaran.

Saat sedang asik memilih buku Marc tidak sengaja melihat orang yang ia kenal juga berada di sana.

"Phi Poon?" Batin Marc.

Marc membawa langkahnya menuju tempat Poon berada "phi Poon..." Sapa Marc.

"Eh Marc, kamu juga disini..." Balas Poon.

"Iya phi.... Phi lagi cari buku juga ya?" Tanya Marc basa-basi, padahal ia sudah tau.

"Iya nih..." Jawab Poon sekenanya.

Marc mengangguk "pPhi suka baca buku komik?" Ia kembali bertanya saat melihat buku yang berada ditangan Poon.

"Iya phi suka, kalau kamu?" Kali ini Poon yang bertanya.

"Marc suka tapi nggak terlalu..." Mendengar itu Poon hanya menganggukkan kepalanya.

Tiba-tiba seseorang menghampiri mereka "Poon sudah selesai memilih bukunya, Daddy harus kekantor ada pekerjaan mendadak..." Itu Joss, Daddynya Poon. Seperti Joss belum menyadari keberadaan Marc.

"Sawadee om Joss..." Sapa Marc.

"Oh sawadee Marc, kau juga ada disini?"

"Iya om, Marc sedang mencari buku referensi untuk ujian bulan depan..."

"Ah begitu ya..." Ujar Joss.

"Sayang kamu sudah selesai memilih buku?" Tanya Joss pada Poon.

"Sudah Dad..."

"Baiklah ayo pulang daddy ada pekerjaan... Marc kami pulang dulu ya..." Pamit Joss.

"Iya om..."
.

.

.

.

.

Kalian tau, setelah dari toko buku tersebut Marc tidak berhenti tersenyum. Tadi merupakan obrolan pertamanya dengan Poon, selama ini mereka hanya saling kenal sebatas nama karena orang tua mereka merupakan rekan bisnis.

Chimon menatap aneh Marc yang tersenyum seperti orang gila. "Bang kamu waras kan?"

Pertanyaan dari Chimon menyadarkan Marc "apaan sih mi, ganggu aja..." Kesal Marc.

Kompleks GMM (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang