Disebuah desa terjadi kekacauan yang sangat kacau. Terjadi pembunuhan masal yang disebabkan kaum iblis dari kejadian itu hanya menyisakan satu dari sekian penduduk desa tersebut dan pemuda itu diselamatkan oleh seorang penyihir agung dan melatihnya...
"Aku ingin kau menghilangkan kutukan yang di derita oleh deran."ucap tera dengan menatap haru.
Haru menghela napas berat lalu menoleh kebelakang dan melihat keenam penyihir kelas satu. Haru menatap lekat deran dengan mata Dewa nya dan ia melihat bahwa kutukan itu tersegel tepat di jantungnya. Jika ia melepaskan segel itu secara tiba-tiba akan berdampak fatal pada penerima kutukan.
"Hanya darah sang Phoenix lah yang bisa melepaskan kutukan itu."ucap haru dengan menoleh pada tera lalu kembali menoleh pada deran.
"Phoenix?"
"Iya,Burung Phoenix memiliki darah keabadian dan kebangkitan seperti sihir kehidupan ku,namun...darah burung Phoenix memiliki sihir yang paling murni dari segala sihir. Tapi..."ucap haru terjeda saat melihat sesuatu di dalam tubuh deran.
"Tapi apa?"tanya tera dengan rasa penasaran. Tera tau ia tidak bisa melihat sesuatu yang di lihat oleh haru sebab sesuatu itu hanya bisa dilihat oleh mata dewa.
"Aku memiliki cara lain untuk melepaskan kutukan itu."lanjut haru.
"Cara apa?"tanya tera.
"Malam ini bulan sabit akan muncul dan aku ingin dia lepas kendali."ucap haru dengan seringai di wajahnya yang menambah kesan dinginnya.
"Apa kau bercanda,haru? Itu akan berbahaya jika dia lepas kendali di sini. Ada banyak sekali nyawa di kota ini,haru....jika kau ingin melihat dia lepas kendali bawa ke tempat yang sepi dan jauh dari mereka yang tak bersalah." Haru tersenyum dengan memunculkan tongkat sihirnya lalu menghentakkan tongkat sihirnya.
Seketika mereka muncul di bagian Utara benua winterland yang dikenal sebagai lembah tanpa batas dan suasana di lembah tanpa batas terasa sangat mengerikan pada malam hari ini. Mereka berdiri di tebing yang menghubungkan antara daratan dan lautan.
Tubuh deran tiba-tiba terasa panas dan sisik naga muncul bersamaan rasa panas itu datang. Aldrin,Lita,Jules,rimete,dan Kilian pergi menjauh dan berdiri di belakang tera yang membuatnya menghela napas panjang melihat kelakukan kelima penyihir kelas satu itu.
Tubuh deran secara perlahan berubah menjadi naga hitam dengan tanduk yang melengkung ke atas, cakar tajam,kedua sayap,mata merah menyala seakan siap menerjang mangsanya. Haru tersenyum melihat wujud naga dari deran.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Wujud naga deran)
"Semoga prediksi ku tidak salah tentang itu."ucap haru membuat tera menatapnya bingung.