Selamat membaca 😁
"Kedatangan selalu membawa kabar yang baik ataupun buruk. Hal itu tergantung niat hati yang datang ke suatu tempat."
"Kau menyadari ku ya."gumam orang tersebut sambil menyeringai lebar. Haru dengan sangat cepat menghilang membuat orang tersebut terkejut lalu menatap sekeliling waspada.
Sreekkk
Kepala orang tersebut dengan mudah terlepas dari tubuhnya. Di detik-detik terakhir ia melihat di samping terdapat elf yang ia awasi tengah menyeringai kejam.
"Orang lemah seperti ini di suruh untuk membunuhku. Aku sungguh kecewa pada kalian semua. Apakah kalian berpikir aku begitu lemah sampai menugaskan orang mu?"gumam haru sambil tersenyum tipis lalu menoleh pada sekitar. Haru melihat ada 20 orang yang bersembunyi ia pun tersenyum lalu menghilang.
Kepala dari 20 orang tersebut secara bersamaan terlepas dari tubuhnya. Hal itu membuat genangan darah. Haru tersenyum sambil berjalan ke arah teman-temannya yang tertidur lalu bersandar di pohon sebelumnya dan tertidur pulas.
Andras di tidurnya mengerutkan keningnya sambil memejamkan mata. Andras mengirup darah segar,namun andras menahan diri agar tidak lepas kendali dan menjadi vampir sepenuhnya.
Keesokan harinya
Alice terbangun lebih dulu daripada yang lainnya dan ia terkejut melihat genangan darah di samping kiri nya.
Ahhhhhh
Alice berteriak kencang membuat Kevin,Eza,andras,dan haru terkejut dan langsung terbangun lalu menatap Alice yang memasang wajah ketakutan.
"Ada apa,Alice? Kenapa pagi-pagi kau berteriak kencang?"tanya Kevin pada Alice.
"Da...darah."balas Alice dengan menunjuk genangan darah di samping kirinya. Hal itu membuat mereka bertiga menoleh ke arah yang di tunjuk Alice,kecuali haru yang berdiri lalu berjalan pergi ke arah sungai tanpa di ketahui mereka berempat.
"Siapa yang melakukan ini?"tanya Kevin saat berjalan ke arah darah itu dan melihat banyak sekali orang yang kepalanya terlepas dari tubuhnya. Andras,Eza,dan Alice berjalan mendekat dan terkejut.
"Tebasan di leher mereka begitu akurat dan sangat rapi. Aku tidak yakin siapa yang melakukan hal ini,karena setahuku tidak ada assassin yang menebas korbannya begitu rapi seperti ini."balas andras membuat mereka berpikir keras siapa pelaku pembunuhan ini dan apa motifnya.
Haru yang baru saja kembali melihat mereka berpikir keras hanya terkekeh kecil lalu berjalan mendekat ke samping andras.
"Apa yang kalian pikirkan sampai otot di kepala kalian muncul?"tanya haru membuat mereka kaget dan menatap haru.
"Dari mana kau? Kenapa rambut mu basah?"tanya andras membuat haru menoleh padanya sampai memegang rambutnya.
"Aku dari sungai."balas haru membuat mereka menganggukkan kepala.
"Kami sedang berpikir siapa yang melakukan pembunuhan ini haru."sahut Alice dengan menunjuk orang-orang itu.
"Untuk apa kalian berpikir siapa pembunuhnya?"
"Karena kami ingin mengetahui motif pembunuhannya."
"Jika begitu aku pergi dulu ke kota venzor "ucap haru dengan berjalan ke arah menuju kota venzor meninggalkan mereka yang menatap haru penuh selidik.
KAMU SEDANG MEMBACA
This is the path I chose
FantasiDisebuah desa terjadi kekacauan yang sangat kacau. Terjadi pembunuhan masal yang disebabkan kaum iblis dari kejadian itu hanya menyisakan satu dari sekian penduduk desa tersebut dan pemuda itu diselamatkan oleh seorang penyihir agung dan melatihnya...
