Disebuah desa terjadi kekacauan yang sangat kacau. Terjadi pembunuhan masal yang disebabkan kaum iblis dari kejadian itu hanya menyisakan satu dari sekian penduduk desa tersebut dan pemuda itu diselamatkan oleh seorang penyihir agung dan melatihnya...
"Tidak ada yang bisa menghidupkan orang telah meninggal. Bahkan Dewa Dewi sekalipun hanya sang pencipta lah yang bisa menghidupkan mereka."
"Anda disuruh menghadap,yang mulia."ucap si pria sembari memegang pundak haru dan seketika haru dan si pria menghilang membuat seluruh orang terkejut.
"Kemana dia membawa haru?"tanya Kevin dengan perasaan khawatir begitu juga dengan andras.
"Mungkin pria tadi membawa teman kalian ke istana,cepatlah pergi kesana sebelum terjadi sesuatu pada teman kalian atau pada anggota kerajaan."jawab seorang wanita membuat Kevin,andras,Alice,dan Eza pergi ke istana dengan tergesa-gesa. Setelah mereka pergi wanita itu memunculkan senyum miring lalu menghilang tanpa ada yang menyadari.
Haru muncul di tengah-tengah aula istana bersama pria yang membawanya. Pria itu langsung berjalan menuju kursi singgasana raja. Pria itu membisikan sesuatu pada Raja yang duduk di kursi kebesarannya itu setelah membisikkan sesuatu pria itu berdiri tak jauh dari kursi singgasana. Disamping kursi singgasana raja berdiri seorang pria ia adalah putra mahkota kerajaan parxey dan tak jauh darinya berdiri seorang wanita bersama pemuda.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Nama:Rainer Nevvan parxey,tinggi:188 cm,berat:57 kg,umur:21 tahun. Putra mahkota dan penyihir kelas 1. Anak pertama Raja parxey. Memiliki tongkat sihir kelas 1.)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Nama: Silvanna Herman parxey,tinggi:175 cm,berat:51 kg,umur:19 tahun. Anak kedua Raja parxey dan penyihir kelas 2. Memiliki tongkat sihir kelas tinggi.)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.