pertarungan penyihir yang singkat

913 85 1
                                        

Selamat membaca 😁

"Kau mengejek para bangsawan seperti ku?"tanya Violetta pada penyihir elf itu. Haru tersenyum mengejek pada Violetta.

"Jika memang kenapa? Kau bukannya penyihir lemah yang selalu bersembunyi di balik punggung ayahmu?"ejek haru membuat emosi Violetta tersulut dan seketika Violetta menyerang penyihir elf. Haru dengan cepat menggunakan sihir telekinesis yang membuatnya melayang di udara.

"Langsung menyerang ya...menarik,mari kita mulai pertarungan penyihir."ucap haru dengan senyuman tipis yang mengandung makna tertentu. Setelah itu haru menyerang balik Violetta dengan sihir cahaya dan api.

"Dia akan terluka."gumam Alice yang melihat dampak serangan sihir haru yang  meleset mengenai Violetta.

"Aku setuju denganmu."balas Eza.

"Aku juga."

"Aku juga."

Haru terus menyerang Violetta dengan brutal agar dia tidak dapat melakukan serangan balik. Violetta terus saja menghindar dan sesekali menahan serangan menggunakan perisai sihir.

"Akan lebih baik jika dia terus menyerang ku agar dia kehabisan daya sihir dan tidak dapat menggunakan sihir serangan atau sihir pertahanan."batin Violetta dengan terus menghindar dari serangan sihir yang penyihir elf itu lesakkan.

Kevin,Eza,andras,dan Alice berdiam diri sampai menatap pertarungan mereka yang terpaut jauh dari daya sihir mereka. Tiba-tiba muncul awan hitam yang di iringi dengan suara gemuruh petir yang menggelegar di langit. Violetta yang melihat itu menjadi bingung dengan cuaca yang tiba-tiba berubah drastis dan hal itu membuatnya lengah.

"Kau lengah....Lightning beam."

Terrrrr

Duarrrr

Bruakk

Violetta terhempas dan menghantam tanah dengan keras. Haru turun dan berjalan mendekat ke arah Violetta yang terbaring lemah di tanah. Kevin dengan berjalan begitu cepat dan berhenti di hadapan haru dan membelakangi Violetta.

"Minggir."ucap haru dingin yang di balas gelengan kepala oleh Kevin. Haru menatap Kevin tajam.

"Tidak."balas Kevin tegas membuat haru semakin menatap tajam Kevin.

"Jika kau tidak minggir....lebih baik aku muncul dihadapannya."ucap haru tiba-tiba menghilang lalu muncul di samping Violetta dengan menginjak perut Violetta. Hal itu membuat mereka berempat terkejut begitu juga dengan seseorang yang bersembunyi di sekitar mereka.

Haru mengarahkan tongkat sihirnya tepat ke arah wajah Violetta yang membuat dirinya terkejut. Di ujung tongkat sihir haru muncul sebuah partikel cahaya berwarna merah dan bersatu menjadi bola cahaya yang semakin banyak semakin membesar.

"Ucapkan selamat tinggal....Fire..."

Swooshhh

Tingg

Tongkat sihir haru terhempas oleh sebuah pedang yang tiba-tiba muncul dan mengenai tongkatnya. Itu membuat mereka berempat terkejut kecuali haru terkekeh kecil lalu menciptakan sebuah sabit ungu menyala yang terbuat dari elemen kegelapan.

This is the path I chose Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang