Btw, kabar baik alhamdulillah hasil dari UAS kemaren untuk semua Mahasiswa tidak ada yang remidial! Dan kabar baik lainnya, garis finish dari perjalanan kisah semester 1 mereka akan segera berakhir! Yey!
Ingpo terakhir mengenai presentasi project akhir:
1. Bahasa harus menggunakan bahasa inggris, baik lisan maupun tulisan.
2. Batas waktu presentasi 30 menit dan masa presentasi dilakukan di kelas masing-masing..
3. Tidak ada minimal/maksimal slide presentasi, namun harus memperkirakan cukup dalam waktu 30 menit untuk presentasi.
4. Tertib dan berurutan sesuai jadwal maju yang diberikan.
5. Juri yang menilai hasil project akhir masih dirahasiakan, kabarnya yang menjadi juri adalah kating ada yang bilang dosen universitas lain.
.....
Suasana yang penuh dengan gemuruh suara di sebuah aula besar membuat Glacier, yang tabiatnya seorang yang tenang, saat ini duduk dengan gelisah. Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu-hari presentasi proyek akhir. Suara dering ponsel, bisikan-bisikan semangat, dan detak jantung yang berpacu seakan menjadi satu dalam ruangan itu.
"Yakin. Kaki gue udh ga bisa napak ini kayanya." ungkap Gopal yang masih merevisi slide presentasinya. Embun berasap sudah mengelilingi sekitar atas kepala si anak Kumar.
"Pen nangiss...." Keluh Sori.
"Gak ada yang mau tukeran apa?" Tanya Taufan yang sudah banyak menawari tuker maju dengannya.
"Abis Gempa gue, gak bisa nafas cuyy" Gentar berdrama menjadi orang yang kehabisan oksigen.
"Gak ada yang mau kasih napas buatan ke kamu, Gen. Berhenti bercanda dan lanjut kejar, abis ini giliran kamu." Titah Sopan, dia mah maju pertama jadi santai sekarang.
"Lo mah enak udah maju, nyantai sekarang,"
Enak sih jadi pertama, tapi jadi tumbal pertanyaan teman-temannya!
Glacier memandangi layar ponselnya, memeriksa sekali lagi slide presentasinya. "Semua sudah siap," gumamnya, dan berusaha menenangkan diri. Di sebelahnya, Frost, temannya sejak tahun pertama kuliah, tersenyum lebar. "Tenang aja, Cy. Lo udah latihan berkali-kali, pasti lancar," kata Frost, mencoba memberikan semangat.
Sementara itu, bisa terlihat Fang -yang sedang mempresentasikan proyeknya- dari dinding tranparan. Walau dari raut wajahnya terlihat bisa mengontrol rasa tegang dan kepanikan, tapi tangannya yang bergetar berkata lain. Lagipula, kenapa tempat presentasinya harus di kelas tembus pandang?! Kalo kata Pak Kasa biar vibesnya kerasa di tonton subcribers.
"GUA DEG2AN NYA SEHARIAN COKK, DARI KEMARIN KAGAK BISA ILANG!" Teriak Blaze frustasi.
Tiba-tiba, Yaya keluar dari ruang dan Beliung -selaku juri sedang memberikan pengantar sebelum memanggil mahasiswa berikutnya. "Baik, selanjutnya, Qually Ersya Pramudya, silahkan masuk," suara Beliung terdengar jelas.
Qually menarik napas dalam-dalam, merapikan blazer yang dipakainya, dan berdiri. Gopal menepuk pundaknya, "Good luck my bff!"
Langkah Qually menuju kelas terasa panjang. Dia bisa merasakan mata seluruh teman-temannya tertuju padanya. Blaze sudah pasti merasakan jantungnya berhenti seketika, "Anjir, abis ini gueeeeee...."
"Yukk siapa yg mau join ilang sekarang..." Ajak Taufan, ngajaknya pake nada ngegas lagi. Malu-maluin, sampai Cleaning Service depan gedung nengok ke arah Taufan saking kerasnya. Untungnya kelas kedap suara, kalo kagak bakal Gempa geprek karena merusak presentasinya.
Halilintar mau gak mau harus menyumpal mulut gak guna adiknya, "Kalo mau ngilang dari kemarin aja, nanggung."
Taufan berusaha melepaskan bekaman tangan Halilintar, "Tolongin gue ngapa gesss, serasa udh mati rasa nih!" Masalahnya tangan Hali tuh masih amis bekas sarapan tadi, karena efek SKS ngerjain presentasi jadi lupa cuci tangan?
"Mohon maap, Bisanya bantu doa doang." jawab Gentar tak minat.
Fang Keluar denga peluh yang mengering di dahinya, akhirnya dapat bernapas lega dari cengkeraman maut Project. "Selanjutnya Graciano Kyler, silahkan masuk." Ucap tegas Voltra sebagai juri dari kelas Programmer.
Langkah Glacier terasa seperti perjalanan seribu mil. Dia bisa merasakan mata seluruh teman-temannya tertuju padanya, seperti segerombolan burung merpati menunggu remah-remah roti. Frost mengepalkan tangannya dan mengangkatnya tinggi untuk mendukung Glacier.
Glacier mengucapkan salam ketika memasuki ruang presentasi. Dua juri tengah menunggu kehadirannya dengan aura mencekam. Di layar besar, slide presentasinya mulai muncul. Glacier menatap layar sejenak, kemudian memandang ke arah juri dengan senyum yang dipaksakan. "Good morning everyone," suaranya terdengar sedikit gemetar di awal, namun ia segera menemukan ritmenya.
.....
Waktu terasa begitu cepat. Tak terasa, presentasi milik Gempa sudah sampai di akhir. "That's all from my presentation. Thank you for your attention. Are there any questions?" Gempa mengakhiri dengan senyuman lebar.
Setelah sesi tanya jawab yang berjalan lancar, Gempa keluar dan kembali ke tempat duduknya. Gentar menyambutnya dengan pekikan histeris, "IH KOK UDAH KELAR AJEEE, BALIK LAGI SONO! GUE BELUM KELAR!"
"Ganendra Tara Andra, silahkan masuk!"
"Hahahaha, semangat besti... gue bantu doa ya." Balas Taufan puas karena membalas perlakuan Gentar sebelumnya.
Sementara Sai menyambut Gempa dengan high-five yang terlalu keras hingga tangan mereka berdua terasa nyeri. "Finally, kerja rodi satu bulan sudah terbayar ya. Selamat"
Gempa tertawa lega. "Terima kasih, Sai. Akhirnya selesai juga." Mereka berdua tertawa bersama, merasa bangga dan lega.
Gempa duduk kembali, merasakan beban yang selama ini menekan pundaknya perlahan hilang. Aula yang semula terasa begitu mencekam kini berubah menjadi tempat yang penuh dengan kebanggaan dan tawa.
Dia tahu, ini bukan hanya tentang presentasi proyek akhir, tapi tentang perjalanan panjang yang akan mereka tempuh bersama selama 7 semester kedepan. Dia menatap Saudaranya dan teman-teman lainnya, merasa bersyukur bisa melalui semua ini dengan mereka.
"Well, next stop, graduation!" kata Sopan dengan semangat, dan mereka semua menyambut dengan sorakan penuh kegembiraan.
ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـSEMESTER 1 ENDﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ
Akhirnya, setelah 48 Chapter Semester 1 selesai! Btw, untuk lanjutan Semester 2 masih di bincangkan apakah harus dipublish juga menginagt semester 2 sebenarnya tidak ada spesialnya wkwkwk...
Dan saya Oneda, sebagai author IDN akan membuka QnA terkait Politeknik IDN, pertanyaan untuk seputar tokoh dan lainnya, boleh diluar seputar IDN asal author bisa menjawab. Okeee....
Bye..
ε('。•᎑•')っ 💕
KAMU SEDANG MEMBACA
International Development Network (College AU)
AdventureSelamat Datang di International Development Network University atau yang biasa dikenal Politeknik IDN, memberikan kesempatan bagi siapapun yang ingin melanjutkan pendidikan di jurusan IT. Tanpa ada seleksi, bahkan tanpa ada biaya kuliah sampai lulus...
