15 🔞🔞🔞

1.8K 55 17
                                        

Mohon maaf, bab ini banyak mengandung aktivitas 21+ keatas, kalau ada yang gak nyaman, silahkan boleh di tendang, di skip, di apain aja deh terserah. Terutama yang homophobia....

Happy reading.....



Nunew berjuang melawan trauma pelecehan yang pernah dialaminya dulu, yang sekarang sedang mengganggu pikirannya. Mengalami kilas balik saat sedang melakukan aktivitas seksual bersama suaminya, sehingga membuatnya merasa kesulitan dalam memulainya.

Hubungan intim yang dilakukannya kali ini mencampur adukkan seks dengan cinta, penganiyaan pelecehan yang pernah di alaminya, rasa sakit dengan ketidak berdayaan, tapi bersyukurnya, Nunew memiliki suami yang mendukung dan mengetahui riwayat traumanya, sehingga hal itu dapat sedikit membantu Nunew dalam menyingkirkan pikiran-pikiran yang akan mengganggunya dalam bercinta bersama Zee malam ini.

Ketika Zee dan Nunew sudah berada di atas tempat tidur dengan Nunew yang masih berada di dalam gendongan Zee ala koala, perlahan Zee membaringkan tubuh istrinya dengan Zee yang berada di atasnya, sambil menikmati keintiman bersama mereka terus berciuman penuh seksualitas.

Saat sudah berbaring diatas tempat tidur, tiba-tiba Nunew melepaskan secara sepihak tautan bibirnya yang sedang di nikmati oleh Zee hingga mendapatkan tatapan protes dari suaminya itu.

Nunew menarik lembut kedua rahang Zee dan membawa telinga Zee ke bibirnya, sambil berbisik "sayang, Nhu diatas na?" bersamaan dengan hembusan nafas Nunew di tengkuk Zee. Tak perlu di sentuh, hembusan nafas sang istri di tengkuknya mampu membangkitkan gairahnya seketika.

Mendengar permintaan Nunew, mata Zee berbinar, Zee tak bisa menahan senyuman bahagianya, itu berarti Nunew benar-benar sudah siap.

Zee membaringkan tubuhnya kesamping seraya membawa tubuh Nunew untuk berada di atas tubuhnya.

"Nhu ingin bilang sesuatu pada hia" ucap Nunew yang kini sudah duduk di atas tubuh Zee.

Zee mengangkat kedua alisnya dan tidak sabar ingin mendengarkan kelanjutan kalimat dari sang istri.

"Nhu.... sangat suka membuat hia bahagia, dan malam ini, Nhu akan membuat hia bahagia...." setelah mengucapkan hal itu, Nunew melakukan sesuatu yang tidak pernah Zee bayangkan.

Zee menyangka setelah Nunew berada di atas tubuhnya dan mengatakan kata-kata yang terlampau manis itu, Nunew pasti akan segera melahap bibir Zee dengan rakus. Namun, bayangan 'mesum' Zee itu ternyata tidak terjadi sama sekali.

Zee tertegun, seluruh tubuhnya menghangat tatkala Nunew menempatkan bibirnya di kening Zee. Zee yang kaget sampai tidak mampu menutup matanya.

Nunew mencium lembut kening sang suami, Zee bisa merasakan bagaimana hangatnya bibir sang istri di keningnya sampai hangatnya itu terasa menembus seluruh kulit di tubuhnya. Ciuman kening yang Nunew berikan pada dirinya menunjukkan kerentanan dan mulainya keterbukaan Nunew kepada Zee. Mengungkapkan ikatan dan koneksi emosional yang menunjukkan bahwa Zee mempunyai tempat khusus di hati terdalam Nunew.

Berbeda dengan ciuman di bibir yang cenderung penuh gairah, ciuman di kening dari bibir Nunew justru menyiratkan rasa kelembutan, kehangatan dan kedekatan emosional yang Zee rasakan.

Setelah beberapa detik mencium lembut kening Zee, tangan-tangan halus Nunew mulai menjalar ke dada suaminya, membuka kancing-kancing kemeja yang masih melekat di tubuh Zee.

Zee membantu Nunew agar dalam proses melepaskan kemejanya lebih mudah dilakukan sang istri.

Setelah itu, Nunew melanjutkan ke bawah dengan melepaskan celana Zee, tak butuh waktu lama akhirnya keadaan suaminya sudah polos tanpa sehelai benangpun.

Two FaceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang