Pagi harinya ruka terbangun dari tidurnya krna mendengar anaknya yg menangis.
" Hey syang ko nangis sih, sini cupp cuppp mommy mana" ucap ruka berusaha menenangkan anaknya
" Mommy itu mama, kamar mandi. Mommy sakit mama...
Huekkk huekkkk
Terdengar suara asa yg tengah muntah d kamar mandi, itu lah kenapa sakura menangis, krna melihat mommy ny muntah2.
" Ya udh sakura tunggu di sini dlu yah, mama mau liat mommy dlu" ruka
Ruka pn menghampiri asa yg mash memuntahkan isi perutnya.
" Sa km ga ppa" ucap ruka sambil menghampiri asa
" Hmm ga ppa ko, udah 3 hari ini tiap pagi aku sering ngerasa mual" asa
" Ya udh nnti setelah antar sakura sekolah, kita langsung periksa ke dokter yh" ucap ruka sambil mengelus punggung asa
Asa pn hnya menganggukan kepalanya.
Singkat cerita kini merekapun sudah berada d rumah sakit. Asa pn sudh mendapatkan giliranya untuk masuk. Tak lupa ruka pn menemaninya sampai ke dalam.
" dok bagaimana keadaanny" tnya ruka
" ngomng2 apakah anda suaminya? Dokter
" ahh nee saya suaminya, jd gimna keadaan istri saya. Dia ga apa2 kan dok" ruka
Asa yg mendengar pengakuan ruka seketika pipinya bersemu merah.
" istri anda tengah mengandung, usia kandunganya baru berusia 1 minggu, jadi wajar klu usia2 segitu sang ibu pasti mengalami mual2" dokter
Ruka seketika terdiam, sambil melirik asa yg berada d sampingnya.
" emm dok boleh saya bertanya? Ruka
" ya silahkan" dokter
" emm itu anu, klu semasa istri saya hamil bolehkah kita melakukanya" ucap ruka malu2
Seketika asa pn langsung mencubit pinggang ruka.
" aww sakit yang" ruka
" emm boleh aja ko, tp sabar dulu yah. Tunggu usia kandunganya smpe berusia 4 bulan" ucap dokter itu sambil tersenyum
" owhh ya udh, kalau gt kita permisi dok. Terimakshh"
Ruka dan asa pn keluar dari ruangan tersebut, dan segera memutuskan untuk langsung pulang saja.
" km tadi ngapain sih nanya kaya gt, kan aku maluu tau" asa
" ya kn aku ga tau, makanya nanya" ruka
" ruka. Emm trus ini gimna? Km beneran mau ngomng sama daddy" asa
" emm tentu, nnti aku telpon daddy mu yah" ruka
" tp ruka, bagaimana klu daddy tidak merestui kita lagi" asa
" aku akn ttp menikahimu, aku akn membawamu pergi sejauh mngkin.. gimna kmu mau ga? Ruka
" hmm aku ikut kemanapun km pergi ruka, terimakshh yh udh mau mmperjuangkanku" ucap asa yg tngh bersandar d lengan ruka yg sedang menyetir
" seharusny aku melakukan ini dari dulu asa, jd km tidak perlu berterimakash" ucap ruka sambil mengelus kepala asa
" aku penasaran, gimna yah kira2 reaksi sakura mengetahui klu dia mau punya adik" asa
" km mau kash tau sekarang? Ruka
" hmm tentu, nnti kita kash tau sama2" asa
Malam pun tiba
