[02] Tragedy again

3.5K 230 5
                                        

Erotomanie
•••

5 bulan  berlalu sejak kepergian Jeffrey Djung tentu meninggalkan duka yang mendalam terhadap kedua keluarga besar Shim dan juga Djung. Terlebih lagi sang istri , Roseanne dan si bayi mungil yang bahkan tak dapat menatap wajah sang ayah saat di hari kelahirannya.

" Ca~! "

" Nya ~ ! "

Suara itu berasal dari dapur keluarga Shim. Itu suara dari Helen yang merupakan manajer Rose yang saat ini berkunjung dan bermain bersama Baby Ikeeu yang sudah dimandikan oleh Rose beberapa menit yang lalu.

Rose saat ini tengah bersiap, sedangkan Ayah Shim ada panggilan ke pengadilan. Beliau merupakan pengacara yang sangat berkompeten. Sedangkan Mommy Shim dulunya adalah seorang Dokter sebelum akhirnya memilih untuk berhenti dan memilih menjadi ibu rumah tangga.

Mommy Shim tersenyum menatap tingkah menggemaskan yang dikeluarkan oleh baby Ikeeu. Wanita paruh baya itu tengah membuat kue karena merasa bosan. Jadi selama Rose bersiap, dirinya memilih untuk menjaga cucu pertama dan terakhirnya itu di dapur. Sebelum kedatangan Helen tentunya.

Jadi setelah Helen datang, Mommy Shim pun akhirnya membuat kue dengan tenang, karena Helen yang menjaga cucu manisnya itu.

Sesekali Helen dan Mommy Shim  mengobrol ringan disertai suara kekehan pelan. Dan suara - suara  aneh yang keluar dari mulut si kecil.

" Mommy. " Panggil Rose.

Rose datang dengan pakaian sopan dan juga sweater rajut dan tas selempang yang tergantung di bahunya.

Mommy Shim yang asik berbincang dengan Helen itu menoleh,

" Ada apa sayang? " Tanya Mommy Shim.

" Aku akan ke gedung intertaiment ku dengan Helen aku titip Ikeeu " ucap Rose sembari melirik ke arah jam tangannya.

" Untuk apa? Setahu Mommy kau  memilih hiatus. " Ucap Mommy Shim bingung.

Rose tersenyum tipis, matanya menatap baby Ikeeu yang saat ini juga sedang menatapnya dengan manik bundar polosnya.

" Aku.. akan berhenti menjadi seorang penyanyi. "

Hening.

Helen dan Mommy Shim menatap tak percaya keputusan yang Rose ambil ini secara mendadak. Bukannya apa , menjadi seorang penyanyi adalah cita - cita Rose sejak ia menginjak usia sepuluh tahun.

Rose kecil bertekad untuk menjadi seorang penyanyi, dan sebagai orang tua Ayah dan Mommy Shim mendukung penuh cita - cita Rose kecil. Hingga Roseanne Amaria Shim terkenal sebagai seorang penyanyi dengan suara yang indah.

Mommy Shim melepaskan sarung tangan plastik yang membalut kedua tangannya dan meletakkannya begitu saja di pantry dapur. Mommy Shim berjalan mendekat ke arah sang anak dan memegang kedua bahu Rose.

" Sayang, kamu jangan bercanda okei? Ini sama sekali tidak lucu." Ucap Mommy Shim.

Rose menggelengkan kepalanya pelan.

" Tidak Mommy, aku bersungguh-sungguh. Aku akan berhenti menjadi seorang penyanyi. " Ucap Rose yakin.

" Katakan apa alasanmu. " - Mommy Shim.

EROTOMANIE | SUNGJAKECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang