[06] Jangan sakit

2.4K 188 6
                                        

Erotomnie
•••

Kepala maid mendekat ke arah Jake yang menangis sesegukan hingga tersedak dan batuk. Menggemaskan namun di satu sisi para pekerja tak mau membuat Nyonya dan Tuan Besar mereka khawatir karena cucu tunggal mereka sakit keesokan harinya.

Kepala maid itu memeluk erat Jake dan mengelus pelan surai Jake, seraya membisikkan kata-kata penenang agar Jake berhenti menangis. Jake meremat pinggang maid tersebut dengan tangan gemetarnya.

" Tak apa , sudah sudah .." ucap pelan kepala maid tersebut.

" Bibi huks.. ikeeu hiks ta-takut... huks huks " suara Jake sesegukan.

Sebelum akhirnya Jake kehilangan kesadarannya di dalam pelukan sang kepala maid membuat situasi semakin kacau.

" IKEEU?!! "

•••

Suara sirine ambulans mampu membelah jalanan kota Brisbane yang malam ini agak lumayan ramai, diikuti oleh sepuluh mobil hitam yang berisi para bodyguard juga kepala maid yang dengan cemas menghubungi kedua Tuan dan Nyonya Besar Djung.

Kepala Maid itu tak bisa menghubungi Tuan dan Nyonya Shim karena yang ia tahu jika pasangan paruh baya itu saat ini sedang berada di Korea.

Jake yang awalnya hanya pingsan tiba - tiba saja kejang - kejang membuat para maid ketakutan dan dengan segera memanggil ambulans untuk membawa sang tuan muda mereka ke rumah sakit.

" Halo? "

Itu suara nyonya Djung yang kebetulan mengangkat telfonnya. Kepala maid itu menahan tangisnya dan menarik nafas panjang untuk menenangkan diri, walaupun ia sama sekali tidak bisa tenang saat melihat Tuan Muda nya saat ini terbaring tak sadarkan diri.

" Hiks.. N-nyonya, Tuan Muda kejang-kejang dan saat ini kami sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit " ucap Sang kepala maid

" Halo, tulis alamat dan nama rumah sakitnya di chat. Kami berdua akan segera kesana."

Itu suara Tuan Besar Djung, kepala maid itu kemudian izin mematikan panggilan. Ia kemudian menuliskan nama rumah sakit tersebut.

Kemudian kepala maid itu memegang kedua tangan Jake yang terasa dingin dengan tangan gemetarnya.

" Jake.. jangan sakit nak.."

•••

Tuan dan Nyonya Besar Djung sudah sampai di rumah sakit dimana tempat Jake yang kini dirawat. Nyonya Djung nampak menangis setelah mendengar ucapan dokter yang mengatakan jika Jake ternyata memiliki trauma dan kejadian tadi berdampak pada psikis dan juga kesehatannya yang melemah drastis.

" B-bagaimana bisa.. Cucuku memiliki trauma hiks.. " nyonya Djung menangis menangkup wajah Jake yang kini belum sadarkan diri.

Tuan Djung menatap ketua bodyguard yang berdiri tepat di samping kepala pelayan dengan tatapan marah.

" Bagaimana kau bisa lalai, Theo? " Geram tuan Djung.

Laki-laki kekar berumur 39 tahun dengan rambut pirang itu menundukkan kepalanya. Merasa tak becus sebagai kepala bodyguard karena tidak bisa melindungi tuan muda.

EROTOMANIE | SUNGJAKECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang