EROTOMANIE
•••
Sudah sebulan berlalu, dan sudah sebulan Jake merasakan neraka dunia ini. Padahal sudah seminggu ia ditinggal oleh Ben. Namun tetap saja Jake merasa gila dan stress berat berada di kamar yang pencahayaannya hanya berasal dari lampu. Hanya sedikit ada cahaya matahari yang masuk kedalam.
Dengan keadaan kedua kaki diborgol, Jake merasa dirinya sudah seperti seorang monster yang diwaspadai keberadaannya dan harus diikat dengan memakai borgol dikedua kakinya.
Jake bahkan merasa, hewan peliharaan seperti anjing dan kucing tidak diperlakukan seperti dirinya. Atau mungkin burung?, tapi nampaknya burung lebih bebas. Karena mereka hanya berada di dalam sangkar.
Tidak seperti dirinya hahaha.
Tok tok!
Ceklek!
Pintu kamar terbuka, menampakkan seorang wanita paruh paya yang merupakan seorang pelayan yang selalu mengecek keadaan Jake selama ia terkurung disini.
Hanya wanita itu yang Jake lihat memasukki kamarnya, tentunya selain Ben.
" Tuan, ayo sarapan. " Ucap wanita paruh baya itu lembut.
Jake hanya melirik ke arah wanita itu. Sedangkan wanita paruh baya tersebut hanya tersenyum tipis dengan gurat mata yang tidak bisa dijelaskan.
Pelayan tersebut mendekat, ia meletakkan nampan makanan yang ia bawa itu ke nakas di samping kasur Jake. Kemudian mendekat ke arah Jake.
" Hiks.. "
Tangannya yang hendak menyentuh bahu Jake mengambang di udara, wanita paruh baya itu menatap Jake sedih. Ia tahu bagaimana perasaan pria manis itu. Walaupun ia tidak merasakan secara langsung apa yang Jake rasakan.
Jake menangis sesegukan , namun sedetik kemudian ia dengan gemetar memegang tangan sang pelayan dan menutup mulutnya.
" Huwek! "
Jake mual. Dengan wajahnya yang kini kian memucat.
Sang pelayan sontak panik dan segera memboyong Jake masuk kedalam kamar mandi yang ada di dalam kamar itu.
Jake pun mulai memuntahkan isi perutnya, walau yang keluar kini hanya air liur saja. Jake menangis meremas perutnya dan meringis kesakitan.
Sontak sang pelayan panik dan khawatir, ia dengan segera mengeluarkan sebuah tombol remote kecil dan menekannya.
Dan bertetapan Jake roboh dipelukkannya.
•••
Ben yang sibuk memantau seseorang di layar komputernya dikejutkan dengan alarm panggilan yang muncul di ponselnya. Dengan bergegas ia meraih jaket hitamnya dan kunci motor kemudian pergi dari ruangan itu tak lupa dengan menguncinya.
Di dapur nampak ada Jay yang sibuk memasak sarapan hari ini dibantu oleh Yason. Ben memang tidak mempekerjakan pelayan, karena ia tahu rumah ini akan sering ia dan teman-temannya itu kunjungi.
Sekalian hitung-hitung hemat dana, hahaha.
Nicholas yang sedang asik minum kopi susu miliknya itu heran, kemudian bertanya.
" Mau kemana kau? " Tanya nya heran.
Karena hari masih pagi namun Ben sudah rapi dan wajahnya juga terlihat sedikit khawatir dan panik?.
KAMU SEDANG MEMBACA
EROTOMANIE | SUNGJAKE
Fanfic- Hidup Jake seketika berubah dalam semalam karena rasa penasarannya terhadap sebuah pintu yang tak sengaja ia buka.- " even I could die tonight with you." warn🚫 rated 18+, harshwords, dark romance. If you don't like this book please don't read. b...
