[24] rahasia

2.1K 122 21
                                        

EROTOMANIE

•••

Selepas selesai dari pemakaman, kini Ben beserta Yason, Mark, Evan, Nicholas, dan Jay kini menuju markas mereka untuk berkumpul.

Selama perjalanan, Ben nampak terdiam menatap keluar dari jendela mobil, disamping Ben ada Nicholas yang mengemudi dengan tenang, sedangkan dibelakang tempatnya di kursi mobil di tengah ada Yason yang duduk di ujung kanan, Hevan di ujung kiri dan Mark di ujung kanan.

Tak lupa dengan Jay yang duduk di kursi paling belakang, menidurkan dirinya dengan nyaman, tak peduli celotehan Yason yang hanya dibalas gumaman oleh Nicholas, Hevan , dan Mark.

" Jadi bagaimana rencana selanjutnya?"

Tanya Yason yang diangguki Nicholas yang melirik ke arah kaca, sedangkan Mark nampak asik memakan buah semangka kesukaannya dengan tenang. Dan jangan lupakan Jay yang tertidur dengan matanya yang terbuka.

" Bahas itu di markas, Son. " Ucap Ben kemudian matanya melirik ke arah Nicholas.

Mark yang memang memiliki kepekaan yang tinggi terhadap sesuatu sekecil apapun itu dengan segera membuka tablet miliknya dan menatap Ben yang juga meliriknya.

Yason mendengus, sedangkan Hevan menghela nafas lelah namun terlihat lelaki tampan itu meregangkan otot-otot tubuhnya.

DORR!

Sebuah peluru melesat cepat menghujam kaca mobil yang sengaja di desain anti peluru.

Yason yang orangnya memang kagetan sontak memekik dan tak sadar memukul kepala Mark membuat laki-laki asli Canada itu melayangkan sentilan mematikan di kening Yason.

" Aduh! Sakit hei! " Kesal Yason hendak membalas sentilan Mark.

Namun tidak jadi karena Nicholas menaikkan kecepatan mobil setelah ia menemukan jalan tikus.

Yason seketika berdoa, sedangkan Mark kembali fokus mengotak atik tabletnya. Dan Hevan yang menatap keduanya malas.

CKIT!

" Baiklah kita sekarang terkepung teman-teman "

Ucap Nicholas yang telah berhasil menginjak rem mobil dengan cepat, karena jika terlambat mungkin akan ada kecelakaan secara beruntun. Ben terdiam, ia jelas tahu simbol dari pin yang orang-orang ber jas itu kenakan.

Ben meng kodekan teman-temannya untuk keluar dari mobil tak lupa membangunkan Jay yang tertidur di kursi belakang. Ben menghidupkan lokasi di jam tangannya. Ia membutuhkan bawahannya karena ia tahu ia tidak akan dapat menang dari orang-orang berjas yang memiliki 1001 cara strategi yang licik.

Sama seperti atasannya.

Jay menggeram kesal karena tidurnya diganggu. Selain kedua orang tuanya dan adiknya serta teman-temannya , ia tentunya akan mengamuk jika dibangunkan saat sedang tertidur pulas.

" Manusia bangsat. "

Geram Jay pada orang-orang berjas yang menggangu perjalanan mereka untuk pulang.

EROTOMANIE | SUNGJAKECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang