23. Belanja Bulanan yang Berantakan [NEW]

47 7 0
                                        

🐯

Mereka kebagian tugas belanja stok bulanan rumah plus makanan buat liburan. Dengan semangat 45 yang sebenernya lebih ke pura-pura rajin biar cepat kelar mereka meluncur ke mall terdekat. Begitu sampai, mereka langsung bagi tugas.

Daffa: snack dan buah-buahan 🍎🍫

Rey: minuman 🍶🥤Nathan: kebutuhan sehari-hari dan sayur-sayuran 🥦🧻

"Oke, guys! Ketemu di kasir ya!" seru Daffa sambil membawa keranjang kosong yang entah kenapa kayaknya bakal penuh dalam hitungan detik.

Mereka pun berpencar. Daffa dengan cepat masukin segala jenis snack dari keripik, cokelat, sampai permen ke dalam keranjang. Rey, seperti biasa, lebih fokus milih minuman yang keliatan fancy buat konten. Sementara Nathan... ya, dia masih bingung di lorong deterjen, berusaha milih yang paling cocok. Lima belas menit kemudian, mereka akhirnya sampai di kasir. Dan di sinilah bencana dimulai.

Sang kasir menatap mereka dengan tatapan 'ini seriusan?' sambil menunjuk tumpukan belanjaan mereka yang udah kayak persediaan buat perang dunia. "Ini semua mau dibeli, Kak?" tanyanya ragu.

Daffa, Rey, dan Nathan saling pandang. Baru sadar kalau mereka belanja kebanyakan.

Daffa, Rey, dan Nathan saling pandang. Mereka baru menyadari bahwa belanjaan mereka ternyata sangat banyak. "Iya, Mbak. Ini untuk stok bulanan." jawab Nathan sambil nyengir.

"Iya, Mbak. Ini stok bulanan rumah kita," jawab Nathan nyengir, berusaha terlihat meyakinkan.

Baru aja mereka mau bayar, tiba-tiba... BLETAAAK!

Salah satu keranjang belanjaan jatuh, nyebar ke lantai. Snack, minuman, sayur-mayur, semuanya berhamburan kayak hidup mereka yang juga berantakan.

"Anjir, malu banget, sumpah!" Rey langsung jongkok panik ngumpulin barang. Daffa sama Nathan? Mereka cuma bisa geleng-geleng, terus akhirnya bantu beresin juga. Setelah kekacauan di kasir itu, mereka akhirnya berhasil bayar semua belanjaan. Saat keluar dari mall, suasana berubah jadi ketawa ngakak.

"Wah, belanja kali ini bener-bener tragedi memalukan!" kata Daffa masih ketawa.

"Seru sih, Bro, tapi muka gue kayaknya bakal dikenal orang-orang sini sekarang," timpal Rey sambil ngelap keringat.

Mereka sampai di parkiran, tapi Rey masih ada aja tingkahnya. "Selamat malam semuanya!" teriaknya sambil melambai ke arah pengunjung lain.

Nathan langsung noleh ke Daffa. "Itu saudara lo, kan? Kenapa kayak orang kesurupan?"

Daffa langsung jalan cepet, "Astaga, punya sepupu kok gila semua. Depresot gue lama-lama".

.

.

.

Begitu sampai rumah, mereka langsung disambut sepupu-sepupu lain yang udah excited sama hasil belanjaan mereka.

"Wah, banyak banget! Apa aja nih?" tanya Nevan sambil ngintip ke dalam kantong belanja.

"Segala ada, dari makanan sampe barang-barang random yang nggak ada di list," jawab Daffa pasrah.

Sambil mereka beresin belanjaan, tiba-tiba Devan buka suara. "Btw, nih... eh, nggak jadi deh."

Puzzle PieceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang