sudah hampir 2 bulan mereka lewati dan aeron masih berusaha untuk membalas perasaan skylar, tapi waktu yang cukup lama tersebut skylar tetap setia menunggu aeron hingga membalas perasaannya
aeron berfikir skylar akan menyerah dan mencari orang baru tapi ternyata tidak skylar masih menunggu jawaban dari aeron
tapi tak terduga yang dekat malah diren dan juga gugun, hanya menunggu waktu yang pas untuk menyatakan perasaan diren ke gugun karena diren benar benar takut jika saat menyatakannya malah di tolak mentah mentah oleh gugun
sampai akhirnya diren meminta saran kepada kedua temannya itu. diren, rinz dan juga skylar sedang berada di rooftop bertiga sedangkan aeron dan juga gugun ia asik mengobrol bersama di kelas sesekali bermain game bersama
"menurut gua secepatnya lu nyatain ke gugun sebelum gugun di ambil orang ren" ucap skylar
"gua setuju sama ler, apa lagi gugun pendek lucu gitu pasti banyak yang ngincar dia. gua pernah denger kalo ada salah satu kelas sebelah yang naksir gugun, kalo ga salah namanya yawi" ucap rinz
"tapi gua takut kalo nanti malah di tolak gugun" ucap diren terlihat seperti orang bingung
skylar melihat itu langsung merangkul temannya untuk memberikan semangat
"ga ada salahnya lu bilang perasaan lu ke gugun, masalah lu diterima atau ga nya itu urusan belakangan"
"gua setuju lagi sama ler"
begitu banyak perbincangan yang mereka omongin sampai pada akhirnya diren mengiyakan kedua temannya untuk menyatakan perasaan pada gugun
rinz berjalan turun kembali ke kelasnya untuk memanggil gugun, saat itu sedang jam kosong karena gurunya tidak masuk
"gun lu di panggil diren tu, di suruh ke rooftop"
"gua? ngapain?" ucap gugun mengkerutkan dahinya
"gua ga tau, kesana aja penting keknya"
saat mendengar itu gugun langsung bergegas ke rooftop, sesampainya di rooftop diren sudah ada disana berdiri membelakangi gugun dengan cepat gugun berjalan mendekati diren
"kenapa ren?" ucap gugun menatap diren yang sedari tadi menatap kearah depan
"gua mau ngomong sesuatu sama lu" ucap diren beralih menatap gugun
diren dan juga gugun tidak menyadari bahwa ada seseorang yang memperhatikannya dari kejauhan. diren memegang kedua tangan gugun lalu menatapnya dalam
"sorry gun kalo waktu kita kenal terlalu singkat karena rasa cinta atau suka ga ada yang tau, gua cuman mau bilang lu mau ga jadi pacar gua?"
mendengar itu sontak membuat gugun terdiam sejenak karena membuatnya bingung ingin menjawab, sampai akhirnya gugun menjawab yang membuat diren terlihat seperti orang yang lemah
"maaf ren, gua ga mau sama lu" ucap gugun
"iya gapapa santai aja gun" ucap diren mengacak rambut gugun sambil tersenyum lebar lalu melepas tangannya. saat ingin meninggalkan gugun disana gugun berbicara lagi hingga membuat diren terdiam sejenak seperti patung
"maksudnya ga mau kalo cuman temenan maunya pacaran"
mendengar itu diren terdiam sejenak lalu berbalik badan ke arah gugun dan mengeluarkan senyum lebarnya
"ini serius gun?" ucap diren dan di jawab anggukan oleh gugun
diren melihat itu langsung memeluk tubuh kecil gugun dengan erat lalu di bales oleh gugun (kapal hantu)
prok prok prok
suara tepuk tangan yang begitu nyaring mulai terdengar di telinga mereka berdua suaranya seperti berjalan ke arahnya
KAMU SEDANG MEMBACA
SKYRON (skylar x aeron)
Fanfictionjangan salpak!! yang homophobic bisa jauh jauhh!! aeron: gua ga bakal suka sama lu skylar : gua bakal bikin lu suka sama gua
