"gimana perasaan kalian kalo salah satu teman kalian nerima tawaran seseorang cuman karena kasian?"
.
.
.
.
.
.
"gua bakal nasehatin terus kalo hatinya untuk orang lain gua bakal suruh buat mutusin hubungannya sama seseorang yang dia terima karna kasian" ucap aeron menatap ke arah aeron
"gua ngelakuin hal yang sama kaya aeron" ucap sutsujin
"gimana kalo dia nerima cuman karna cintanya ga di bales sama seseorang?" tanya gugun lagi pada kedua temannya
"maksud lu jadiin dia bahan gabut?" aeron mulai mengerutkan keningnya yang di jawab anggukan oleh gugun
mendengar itu sutsujin langsung mencubit pelan lengan aeron seperti ia mengerti apa yang di maksud oleh gugun barusan begitu juga aeron setelah merasakan cubitan dari sutsujin aeron langsung mengerti
"lu beneran nanya gini gun?" ucap sutsujin menatap aneh ke arah gugun
"gua nanya begini bukan berarti itu gua ya"
aeron berusaha untuk percaya kepada temannya itu walau tidak sepenuhnya ia percaya
skip
jam menunjukkan pukul 10 pagi yang dimana mereka semua sudah terbangun dari tidurnya dan sudah membersihkan tubuh mereka masing masing
skylar memesan begitu banyak makanan yang akan mereka makan untuk sarapan. mereka ber 5 kecuali diren tengah asik memakan makanan nya. diren tengah terbaring di sofa ruang tamu sambil fokus memainkan ponselnya
"ren lu ga makan?" ucap skylar menatap ke arah diren
"ga, lagi ga selera makan gua" ucap diren masih fokus pada ponselnya
"tumben? biasanya kalo soal makanan lu juara 1" ucap rinz
"gua makan nanti aja" diren beranjak dari sana untuk keluar
diren mendudukkan bokongnya di kursi yang ada di teras sambil memandangin jalan yang ada di depannya
beberapa menit kemudian skylar dan juga rinz datang untuk mengetahui ada apa dengan temannya ini yang seketika berubah drastis
"lu kenapa lek?" ucap rinz menatap ke arah diren
"lu ada masalah ren? kalo ada cerita aja" ucap skylar menatap diren
"ga, gua cuman bosan aja" ucap diren masih fokus menatap ke arah depan
"ga usah bohong ren gua tau lu bohong" skylar menatap temannya itu seperti tatapan tidak suka
"lu punya masalah sama gugun? atau masalah keluarga?" tanya rinz lagi
saat ingin menjawab seketika gugun datang menghampiri ke arah diren untuk bertanya kepada diren kenapa ia tidak mau sarapan bersama
"kenapa ga sarapan?" ucap gugun menatap ke arah diren
"mau makan di rumah aja, udah kan? ayo kita pulang"
diren beranjak masuk untuk membawa barangnya dan juga gugun setelah itu diren menarik lengan gugun untuk masuk ke dalam mobil
tanpa berpamitan kepada temannya diren malah melajukan mobil miliknya untuk mengantar gugun pulang dan ia kembali ke rumahnya
KAMU SEDANG MEMBACA
SKYRON (skylar x aeron)
Fanfictionjangan salpak!! yang homophobic bisa jauh jauhh!! aeron: gua ga bakal suka sama lu skylar : gua bakal bikin lu suka sama gua
