saat ini mereka mendiskusikan tentang rencana mereka selanjutnya, sedangkan aeron dan juga gugun masih tetap di kamar
"menurut lu kita gimana ler" ucap rinz menatap skylar
"gua juga masih bingung buat rencananya" ucap skylar masih berfikir keras
"gimana kalo pakai rencana tuduh menuduh?" ucap diren menatap kedua temannya
"tuduh menuduh gimana maksud lu ren?" ucap skylar menatap serius ke arah diren
"jadi rencananya lu atau rinz ngajak favian kelahi karena masalah tadi malam kalo dia ngelawan salah satu dari kita harus ngerekam seakan akan dia yang mulai perkelahian biar dia di hukum atau di cap jelek, tapi ada satu rencana lagi yang bisa bikin dia di cap jelek"
"apa ren?" ucap rinz
diren mulai memberitahu rencananya yang bisa membuat favian merasa terpuruk dengan rencananya
"pinter juga lu ren, ga sia sia gua punya temen kek lu ren" ucap skylar
"ini baru temen gua" ucap rinz menepuk punggung diren seperti merasa bangga pada temannya
"limpul dulu lek" ucap diren tertawa menatap kedua temannya
"kontol ren" ucap skylar dan rinz bersamaan yang membuat diren tertawa puas
setelah selesai mengobrol mereka bertiga masuk kembali ke kamar untuk mengecek aeron dan juga gugun saat di cek ternyata mereka berdua sedang bermain game ml bersama. rinz, skylar dan juga diren hanya menggelengkan kepalanya bersamaan melihat mereka berdua sedang bermain game
"gun bantu gua, gua di lock terus sama duo bucin ling angela"
"sabar ron gua masih di gigit franco kek anjing ini"
mereka berdua fokus pada ponsel mereka masing masing dan berakhir rinz, skylar dan juga diren ikutan melihat ponsel aeron dan juga gugun (udah kaya bocah yang ga punya hp)
skip
saat ini di rumah tinggal skylar dan juga aeron karena rinz, diren dan juga gugun sudah pulang kerumah mereka masing masing
skylar dan juga aeron sedang berada di ruang tamu untuk menonton tv setelah mandi dan juga makan malam. aeron berada di atas pangkuan skylar, skylar sedari tadi memeluk pinggang aeron sambil mendenyenderkan dagunya di bahu aeron sesekali menciumin lehernya karena ia merasa aeron benar benar harum saat setelah mandi
aeron masih fokus dengan tontonan nya karena itu adalah film kesukaannya jadi tidak perduli apa yang di lakukan skylar
"sayang, kamu udah enakan sekarang?" ucap skylar menatap aeron
"lumayan tapi sakit dikit, mungkin besok udah bisa sekolah" ucap aeron masih fokus menonton tv
"yaudah mending kita tidur, besok harus bangun pagi biar ga telat"
aeron membalik badannya menghadap ke arah skylar lalu menatapnya lama yang membuat skylar bingung
cup
satu ciuman singkat mendarat tepat di bibir milik skylar dari aeron, skylar menarik pinggang aeron lebih dekat dengannya lalu mengeluarkan senyum robloxnya (virus aeron)
"ciumnya kurang lama sayang" ucap skylar
mendengar itu aeron langsung memeluk erat tubuh skylar lalu menyembunyikan wajahnya di leher skylar karena ia merasa malu dengan tingkahnya sendiri
"ayo tidur, aku udah ngantuk" ucap aeron dengan nada pelan karena malu
skylar yang mendengar itu hanya terkekeh pelan lalu menggendong aeron ke kamar untuk tidur bersamanya
KAMU SEDANG MEMBACA
SKYRON (skylar x aeron)
Fanfictionjangan salpak!! yang homophobic bisa jauh jauhh!! aeron: gua ga bakal suka sama lu skylar : gua bakal bikin lu suka sama gua
