"favian?"
.
.
.
.
.
.
.
.
favian adalah teman dekat aeron, mereka berteman sejak umur mereka 1 tahun. saat itu favian pindah tepat di samping rumah aeron, karena aeron tau ada anak seumuran dia yang pindah di samping rumahnya akhirnya aeron mengajaknya bermain bersama
favian dan juga aeron begitu dekat, setelah beranjak dewasa saat ingin menaiki kelas 7 orang tua aeron malah berfikir untuk pindah dari sana
favian dan juga aeron sudah memikirkan tempat mana yang mau mereka masuki(sekolah) sampai akhirnya mereka berjani untuk tidak melupakan satu sama lain. saat ingin mendaftar sekolah aeron sudah pindah rumah dan juga sekolah pilihan orang tua mereka
semenjak hari itu mereka tidak bertemu lagi kontakan saja tidak pernah. sampai akhirnya mereka di pertemukan di sekolah yang sama. tapi walau begitu aeron sama sekali tidak menyukai favian ia menganggap nya seperti saudara nya sendiri
"aeron ini beneran lu?"
favian ingin berjalan melangkah ke arah aeron untuk memeluknya tapi tubuh favian di tahan duluan oleh skylar
"lu siapa? terus lu mau ngapain?" ucap skylar menatap tajam ke arah favian
"kenalin ini favian teman ku waktu kecil dulu, favian kenalin ini skylar" ucap aeron ingin memecahkan suasana hati skylar
"salam kenal gua favian" mengulurkan tangannya ke arah skylar
"gua skylar" tanpa membalas tangan favian "ayo ke kelas, bentar lagi guru masuk" menarik tangan aeron pergi dari sana
aeron menatap wajah skylar yang terlihat sedang emosi saat melihat favian tadi. sesampainya di kelas skylar masih terdiam tanpa mengajak ngobrol aeron dan masih asik dengan ponselnya
"kamu marah ya sama aku?" ucap aeron menatap skylar tapi tak di herani oleh skylar
karena tidak ingin skylar berprasangka buruk tentangnya akhirnya aeron mulai menceritakannya dengan detail bagaimana ia bisa bertemu dengan favian dan bagaimana ia tidak kontakan lagi
skylar yang mendengar itu langsung melepas ponselnya lalu menatap aeron
"aku ga marah sama kamu cuman aku ga suka sama teman kamu, kalo aku ga disana mungkin kamu udah di peluk sama dia, yang boleh peluk kamu kan cuma aku" ucap skylar menaruh kepalanya di bahu aeron
"aku janji ga bakal ada yang boleh meluk atau megang aku kecuali kamu"
mendengar itu skylar mengeluarkan jari kelingkingnya ke arah tangan aeron
"janji?" ucap skylar
aeron mengaitkan jari kelingkingnya di jari skylar
"janji" ucap aeron tersenyum lebar menatap skylar
"masih pagi cok udah bucin aja kelen" ucap rinz menatap mereka berdua dari tadi
"ga bisa gini ya lu rinz" ucap skylar lalu mencium sekilas pipi aeron setelah itu menatap rinz dengan tatapan mengejak
"gaya kali anying, mentang mentang pacar gua beda sekolah" ucap rinz mengeluarkan jari tengahnya
"rinz mending lu pindah di tempat gugun biar gugun di samping gua, gua mau berduaan juga sama pacar gua" ucap diren
"mending lu yang pindah ren atau ga gugun yang duduk di samping gua"
"ngeri kali, gua bilangin baby ujin lu ya"
KAMU SEDANG MEMBACA
SKYRON (skylar x aeron)
Fanfictionjangan salpak!! yang homophobic bisa jauh jauhh!! aeron: gua ga bakal suka sama lu skylar : gua bakal bikin lu suka sama gua
