2. bingung

1.8K 132 4
                                        

tak butuh waktu yang lama mereka sudah sampai di kantin, diren dan rinz menyuruh aeron mencari kursi yang kosong setelah mendapatkannya ia mendudukkan bokongnya agar memberitahu jika kursi yang ia duduki sudah ada yang isi sedangkan rinz diren memesan makanan untuk mereka makan bersama

"kaya kenal" ucap aeron sambil menatap seseorang yang ada di samping kirinya

aeron tau yang di sampingnya itu adalah skylar tapi ia seperti pernah liat seseorang yang ada di samping skylar. aeron menatap lama seseorang yang ada di samping skylar sampai akhirnya orang itu beranjak pergi tanpa aeron sadari skylar mulai menatapnya

"ngapain lu natap gua begitu? naksir?" ucap skylar sambil beranjak dari tempat lalu berjalan ke arah aeron. skylar duduk di samping aeron sambil merangkulnya

"gausah geer cok" ucap aeron sambil melepas rangkulan skylar

begitu banyak debatan mereka berdua sampai akhirnya diren dan rinz datang membawa makanan yang  ia pesan tadi lalu duduk di depan aeron dan juga skylar

"gua tebak pasti lu habis bucin sama pacar lu kan?" ucap rinz menatap skylar lalu memberikan pesanan aeron tadi

"yoi, itu energi gua sebelum bel masuk" ucap skylar sambil mengambil makanan aeron lalu memasukkan ke dalam mulutnya

"najis kali wak" ucap diren yang mulai memakan makanan nya dan di ikuti dengan rinz

aeron yang melihat makanannya yang di ambil oleh skylar menatap skylar dengan tatapan kesal

"lerrr peler!! itu makanan gua, kenapa lu ambil?!!" ucap aeron dengan nada keras dan kesalnya

"lapar gua ron" skylar menggaruk tengkuknya yang tidak gatal lalu terkekeh pelan

"bucin boleh tolol jangan ya ler peler, makan tu bucin ampe perut lu kurus kerempeng. kenyang ga maagnya iya"

"pedes kali kata kata lu ron" menatap aeron dengan tatapan kaget

"udah ler lu pesen makan sana, kasian aeron baru pindah kesini udah di buat kesal sama lu. jangan sampai emak nya keluarkan uang buat pindahin dia lagi cok" ucap rinz yang sedari tadi ketawa melihat tingkah aeron dan skylar yang sedang adu omongan

"gua ketawa banget cok HAHAHH" ucap diren yang sedari tadi juga ikut ketawa bersama rinz

"iya iya ini gua pesen" skylar beranjak dari kursinya untuk memesan makanan sedangkan aeron ia melanjutkan makannya yang tadi terhenti karena ulah skylar

Skip

kringgg

bel berbunyi lagi yang menandakan jam istirahat sudah berakhir yang artinya menyuruh semua murid masuk ke kelas masing masing

mereka berempat sudah dari tadi di dalam kelas yang menunggu bel masuk berbunyi. skylar, rinz dan juga diren sedang berkumpul untuk mengobrol sambil menunggu guru masuk sedangkan aeron ia masih di buat mikir sama seseorang yang ada di samping skylar tadi

"masa iya dia? tapi ga mungkin, dia bilang ke gua kalo dia sekolah di ph bukan di indo. tapi yang di samping skylar bener bener mirip, atau firasat gua doang karena gua lagi kangen? gua mau nanya sama skylar tapi pasti bakal kaya di kantin lagi (adu bacot)" batin aeron lalu mengacak rambutnya kesal di campur bingung

diren yang melihat aeron seperti frustasi menyuruh kedua temannya melihat ke arah aeron

"ron lu kesurupan? jangan kesurupan dulu ron gua belum hafal ayat kursi baru hafal doa makan, masa iya gua makan setannya?" ucap skylar yang terlihat takut menatap aeron

"mending lu diam ler sebelum gua jait mulut lu" menatap skylar dengan tatapan kesal

"terus lu kenapa ron? kalo ada masalah cerita aja ke kami jangan sungkan" ucap diren

"gua gapapa, cuman cape aja"

tak lama kemudian guru masuk ke kelas mereka lalu mulai belajar seperti biasanya

Skip

kringg kringg

suara bunyi bel terdengar lagi yang menandakan jam pulang. begitu ramai siswa yang berjalan dan juga berlarian untuk pulang ke rumah masing masing 

aeron masih setia duduk di kursinya sambil menunggu reda siswa yang berjalan untuk pulang, rinz dan diren sudah jalan keluar untuk pulang karena mereka berdua pulang bersama dan lelah jika menunggu yang lain pulang

sedangkan skylar masih tetap disana karna sama seperti aeron menunggu reda karna ia sangat tidak suka berdesak desakan

"pulang sama siapa lu ron? kalo sendiri lu bisa ikut gua" ucap skylar

"gua pulang berdua sama motor gua" ucap aeron yang sedari tadi melipat tangannya di atas meja lalu menaruh kepalanya di atas tangannya sambil memejamkan matanya

"udah ga ramai tu ron ayo pulang"

mendengar itu aeron berjalan keluar yang di ikuti skylar di belakangnya. mereka mengambil kendaraan mereka masing masing lalu berjalan keluar pagar secara bersamaan

selama di perjalanan pulang kendaraan mereka bersampingan, saat aeron menambah kecepatan untuk membalap skylar sedangkan skylar juga menambah kecepatan agar tetap bersampingan lagi dengan aeron

di arah jalan milik skylar ada genangan air bekas hujan, ban mobil skylar melewati genangan air itu hingga pada akhirnya air tersebut mengenai baju milik aeron. skylar yang melihat ketawa kencang di dalam mobil lalu melaju kencang melewati aeron

aeron menepikan motor miliknya lalu membersihkan pakaiannya menggunakan kedua tangannya tapi nihil kotorannya tetap menempel pada bajunya

"SKYLAR ANJINGG!! pengen banget gua jadi emaknya skylar, mau gua kutuk jadi batu biar bisa jadi malin kudang season 2" ucap aeron dengan nada kesalnya

aeron kembali menjalankan motornya untuk pulang dengan suasana hati yang benar benar emosi

sesampainya di rumah aeron memasang tatapan kesal hingga di lihat oleh ibu aeron

"astaga aeron, baju kamu kenapa ini kok kotor?"

"tadi habis kecipratan air gara gara ada yang nyetir mobilnya ugal ugalan di samping aeron tadi makanya kena aeron" ucap aeron kesal

"yaudah kamu ganti sana bajunya baru kasih ke bunda bajunya biar nanti bunda yang bersihin, besok di pakai kan?"

aeron hanya mengangguk lalu berjalan ke arah kamarnya, aeron mulai ganti pakainya setelah itu ia keluar dari kamar dan memberikan pakaian miliknya ke ibunya

"bun, papa mana?"

"papa kamu lagi di luar negri karna katanya ada hal penting yang mau di urus, mungkin 3 atau 4 hari papa kamu baru pulang"

"ohhh gitu ya bun, bun aeron izin keluar ya mau rileksin kepala karna otak aeron butuh healing sebentar " ucap aeron kepada ibunya yang di jawab dengan anggukan

aeron yang melihat itu langsung bergegas mengambil kunci motornya

"jangan lama lama sama hati hati di jalan jangan kenceng bawa motornya"

"SIAP BUNDAA"

aeron menaiki motor kesayangan nya lalu mulai berjalan. lumayan lama aeron mengendarai motornya tanpa berhenti ke suatu tempat dan pada akhirnya aeron menepikan motornya dan melihat seseorang yang ada di depannya. cukup lama aeron menatapnya dengan tatapan bingung

"kai?" ucap aeron dengan nada pelan karena jauh dari orang itu

.
.
.
.
.
.
.
.
.

.

dah segitu dulu ya nanti di lanjut lagi, oh iya maaf kalo ada yang tipo atau ga jelas sama ceritanya karena author ga terlalu pinter buat cerita

jangan lupa teken bintang yang ada di sebelah kiri paling bawah terus jangan lupa komen biar author semangat buat ceritanya

selamat membaca semuanyaaa yaa

SKYRON (skylar x aeron)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang