part 37

314 28 7
                                        

Esok harinya..di apartement chaelim mereka sedang menikmati sarapan pagi bersama, yoona dan siwon juga masih ada disana

"Semuanya aku berangkat dulu ya," ucap jeno berpamitan

"Loh jeno kamu mau kemana pagi-pagi begini" tanya chaeyoung

"Jeno mau keluar, mau ketemu temen ma"

"Teman yang mana boy, kamu kan baru kesini, memangnya kamu punya teman disini" giliran lim yang bertanya..

"Ada pa, memang sih kita baru bertemu kemarin tapi kita langsung dekat dan akrab"

"Memangnya teman kamu cewo atau cowo boy?? tanya siwon

"Temen jeno cewe kek, ujar jeno sedikit malu"

"Wah ternyata baru sehari di sini jeno sudah punya temen cewe hemm" ujar yoona menggoda..
Jeno tentu merasa malu dengan pipi yang memerah

"Siapa namanya boy dan tinggal dimana??
Tanya lim

"Jeno belum tau dimana tinggalnya pa,
Namanya..

Dreett.. dreett..

ucapan jeno terpotong karena ponselnya berbunyi menandakan ruby menelponnya

"Iya hallo..

...............

"Iya aku berangkat sekarang kok"

...............

"Baiklah, tunggu sebentar ya"

Tut..

jeno pun mematikan sambungan telponnya dan berpamitan kepada mereka

"Jeno berangkat dulu ya,teman jeno sudah menunggu"

"Baiklah hati-hati di jalan dan jangan sampai malam pulangnya"

"Iya ma" balas jeno

Jeno pun lantas bergegas meninggalkan rumah untuk menemui ruby yang menunggunya di taman tempat mereka pertama kali bertemu.

"Anak kita sudah dewasa.. sepertinya dia mulai tertarik kepada lawan jenis sayang" ucap lim kepada chaeyoung

"IYa kamu benar lim, semoga saja jeno tidak bergaul dengan orang-orang yang salah "Jawab chaeyoung
Mereka semua pun lantas mengangguk dan membenarkan ucapan chaeyoung






"Hai ruby, maaf ya nuggunya lama soalnya di jalan macet" kata jeno yang menghampiri ruby

"Tidak apa-apa aku juga belum lama menunggu kok "ucap ruby tersenyum

" baiklah Ayo kita pergi, aku mau ajak kamu keliling daerah sini" kamu belum tau kan

"Iya ayo"ujar jeno semangat
Mereka pun lantas pergi jalan-jalan, karena sebelumnya jeno meminta ruby mengajaknya keliling







Dikediaman jensoo
"Jen dimana ruby?? tanya jisoo

"Ruby udah berangkat sayang"

"Berangkat kemana pagi-pagi gini  bukannya sekolah libur

"Ruby bilang dia mau ketemu sama jeno, mereka mau jalan-jalan

"Jeno yang kemarin ketemu di taman??
Jennie hanya mengangguk sebagai jawabannya..

"Terus kamu ijinin??tanya jisoo lagi

"Tentu Memangnya kenapa??bingung jennie

"Mereka kan baru kenal kemarin,kenapa diijinin main keluar bersama dia "ujar jisoo

"Sayang jeno kayanya orang baik, dia juga sopan, makanya aku ijinin ruby keluar"

"Iya tapi kan kita belum terlalu mengenal dia

"Sudah ya, jangan terlalu khawatir,aku percaya kalo jeno akan menjaga putri kita dengan baik"
Jisoo hanya menghela napasnya dengan berat karena jisoo tidak ingin terjadi sesuatu kepada putri kesayangannya itu


Jeno dan ruby kini sedang menikmati jalan-jalannya bersama, mereka nampak begitu senang bisa menghabiskan waktu bersama,canda tawa terdengar dari mulut mereka berdua membuat orang-orang disana menyangka kalau mereka sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta

Dan sekarang mereka sedang menikmati makan siang di sebuah lestoran yang ada disana dengan pemandangan yang indah,

"Makasih ya ruby, kamu udah ajak aku jalan-jalan keliling daerah sini, ini sangat luar bisa" ucap jeno tersenyum

"Tentu jeno, ini sebagai ucapan terima kasih aku, karena kamu sudah menolongku kemarin" jawab ruby dengan senyuman manisnya, tentu itu membuat jeno terpaku melihatnya,

"Emm.. ruby boleh aku menanyakan seauatu kepadamu" tanya jeno

"Tentu saja, apa yang ingin kau tanyakan??

"Memangnya kalau kita jalan berdua seperti ini tidak akan ada yang marah"ucap jeno ragu dan tidak enak

"Marah?siapa yang marah, aku sudah ijin ke mommy kok, dan mommy juga ngijinin aku"

"K-kalau pacar?? Apa pacar kamu tidak akan marah kalau melihat kita berduaan seperti ini" tanya jeno lagi

Ruby yang mendengar itu hanya terkekeh dan menggeleng

"Jeno aku belum punya pacar kok, jadi kamu tidak perlu takut

"Benarkah??

"Iya" jawab ruby mengangguk..
Jeno tentu senang mendengar jawaban dari ruby

"Oh iya jeno apa kamu akan lama berlibur disini" tanya ruby

"Mungkin selama 2 minggu aku disini, memangnya kenapa? tanya jeno balik

"Tidak apa-apa, cuman kalau kamu pulang ke jerman aku mungkin tidak bisa mengajak mu jalan-jalan lagi, mungkin juga kita tidak akan bertemu lagi" jawab ruby tersenyum tipis

"Kita bisa berkomunikasi lewat ponsel,dan aku janji kalau nanti sekolah aku libur lagi aku akan minta ke mama dan papa aku untuk liburan kesini lagi, dan nanti kita bisa bertemu lagi" ujar jeno

"Makasih ya jeno, kamu udah mau berteman denganku, kamu adalah cowo pertama yang aku kenal dengan baik, sebelumnya aku hanya bersikap seperlunya aja ke temen cowo aku yang lainnya"ujar ruby

"Iya aku juga sama sepertimu kok, ternyata  kita memiliki banyak kesamaan ya, bahkan orang tadi yang memperhatikan kita,dia  bilang kalau wajah kita itu mirip" ucap jeno tertawa

"Iya kamu benar banyak orang yang memperhatikan kita, mereka bilang kita mirip seperti saudara kembar, ujar ruby ikut tertawa hingga pandangan mereka saling pandang dan terdiam..

"Astaga kenapa jantungku berdetak dengan kencang, ada apa ini "batin jeno

"Ya ampun dada aku kenapa terasa sesak gini sih setiap aku bertatapan dengan jeno" ucap ruby dari dalam hati..

Mereka pun langsung menunduk malu dengan pipi yang memerah seperti tomat

"R-Ruby ayo kita lanjutkan makannya nanti kita bisa jalan-jalan lagi"ucap  jeno dengan gugup

Ruby pun lantas menyantap makannya kembali dengan gugup dan tegang



"Sayang usia kandungan kamu kan sudah besar bagaimana kalau kamu melahirkan disini saja mama khawatir sama kamu, disana kan tidak ada siapa-siapa lagi kecuali jeno dan lim, mama takut kalau kamu mengalami kontraksi jeno dan lim sedang tidak ada di rumah" ucap yoona khawatir kepada chaeyoung

"Mama tidak usah khawatir ya, aku akan baik-baik saja di jerman kalau ada apa-apa aku mungkin akan langsung menghubungi lim atau jeno
Aku harus secepatnya pulang ke jerman ma,nanti kan jeno masuk sekolah lagi

"Apa kamu tidak mau tinggal lagi di sini dekat dengan mama dan papa "tanya yoona sedih,
Mama tau kamu belum siap bertemu dengan kakak kamu, tapi mau sampai kapan sayang ini sudah lama sekali, kau tau kakakmu sangat menyesal sudah menyakitimu, setiap dia mengingatmu dia sedih dan menangis berharap kamu datang dan memaafkannya,ucap yoona

"Ntah lah ma, aku memang sayang sama ka jen, tapi maaf kalau aku terlalu egois yang belum bisa bertemu dengan ka jen.

Yoona yang mendengar itu merasa sedih karena kedua putrinya yaitu jennie dan chaeyoung belum berbaikan sampai sekarang



pleaseTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang