chapter 12

317 27 6
                                    

Typo bertebaran..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Skip, 16 tahun kemudian.
Di dermaga LianHuaWu, Lan Xichen baru tiba. Lan Xichen menatap sekitar perairan LianHuaWu, tetap sama pikirnya.

Ya tidak ada yang berubah. Yumeng Jiang masih sama indah seperti dulu sebelum diserang oleh sekte Wen selama hampir 17 tahun terakhir Yumeng Jiang dipimpin oleh seorang kultivator iblis, tidak membuat wilayah Yumeng Jiang suram sedikitpun.

Bahkan para murid di Yumeng Jiang tetap belajar dengan mengunakan inti emas mereka, walau memang beberapa dari mereka belajar berkutivasi iblis. Tapi Xichen tau, mereka berkutivasi iblis karna tidak bisa berharap terhadap inti emas mereka yang tidak akan pernah bisa berkembang.

Lan Xichen melangkah masuk ke LianHuaWu, senyumnya terbit saat netranya menangkap seorang pria dengan hanfu longgar nya berwarna ungu dan perutnya yang terlihat membuncit, sedang melatih beberapa murid dilapangan latihan.

Beberapa murid menunduk memberi hormat saat menyadari kedatangan Lan Xichen. Jiang Cheng yang melihat beberapa murid menunduk, menoleh kearah belakang dan mendapati Lan Xichen yang sudah berdiri dibelakang nya dengan senyum sejuta wattnya.

Jiang Cheng "kau baru berkunjung minggu lalu, kenapa sudah berkunjung lagi?"

Lan Xichen "apa aku tidak boleh mengunjungi istriku yang sedang mengandung? Selain itu, aku ada hal yang ingin ku bahas denganmu."

Jiang Cheng "hah... Mo Xuanyu, kau awasi sisanya latihan, setelah itu kalian istirahan."

Mo Xuanyu"baik Jiang zhongzhu."

Jiang Cheng dan Lan Xichen berjalan memasuki aula.

~~~

Di aula Lan Xichen membantu Jiang Cheng duduk dengan nyaman lalu dirinya duduk disamping Jiang Cheng. seorang pelayan lalu menyuguhkan teh dihadapan kedua pemimpin sekte itu dan pergi setelahnya.

Jiang Cheng sedikit meringis sambil mengusap perutnya saat merasakan pergerakan sang bayi didalam cukup kuat. Lan Xichen menatap Jiang Cheng khawatir.

Lan Xichen "A'yin, ada apa? Apa aku perlu memanggil Wen Qing kemari?"

Jiang Cheng "tidak perlu, dia hanya terlalu kuat bergerak didalam sana. Sekarang katakan apa yang ingin bicarakan padaku. "

Lan Xichen terdiam sejenak sebelum angkat bicara. "Ini tentang Wangji dan adik Wei. A'yin, apakah tidak bisa membujuk adik Wei untuk menerima Wangji?"

Jiang Cheng"haaahh, aku tidak yakin bisa membujuknya. Kau tau Wei Wuxian sangatlah keras kepala. Aku tau menang dari dulu dia sudah keras kepala, tapi semenjak dia berkutivasi iblis keras kepalanya semakin menjadi. Aku juga sempat bertanya kenapa dia tidak mau menerima Wangji, setelah semua pengorbanan yang Wangji berikan padanya. Dan jawaban hanya seorang kultivator iblis sepertinya tidak pantas bersanding dengan sosok giok Lan yang Agung seperti hangguangjun."

Lan Xichen"apa kau tidak memberitahu adik Wei, kalau kita bisa bersama, maka adik Wei dan Wangji juga bisa.? "

Jiang Cheng menggelengkan kepalanya."aku tidak pernah mengatakan itu. Malah aku sempat berpikir seharusnya kata²itu juga cocok untuk kita. Aku juga sempat merasa seharusnya kita tidak pernah bersama. "

Lan Xichen "tidak. Jangan pernah berfikir kau tidak seharusnya bersamaku. Aku sudah terbiasa dengan dirimu sesisiku. Aku tidak akan sanggup jika harus hidup tanpa dirimu."Lan Xichen memeluk Jiang Cheng erat.

Jiang Cheng" Apa yang kau pikirkan? Itu hanya pemikiran sesaat. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu kecuali kematian yang membawaku pergi dari mu."

Lan Xichen "bahkan kematian sekalipun, aku tidak ingin berpisah denganmu."

2 KULTIVATOR IBLIS(tanpa Revisi)(selesai) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang