chapter 19

212 23 2
                                    

Typo bertebaran
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Dibukit Luang Zhang, Lan Xichen dan beberapa murid gushu menyelusuri sekitar Luang Zhang, berpencar dengan Wei Wuxian yang memimpin  beberapa murid Yumeng.

Hampir dibeberapa goa di Luang Zhang sudah ditelusuri, bahkan goa bekas hunian Wei Wuxian dan para Wen dulu juga tidak menemukan keberadaan Jiang Wanyin yang disembunyikan oleh saudara kembarnya.

Dari jauh, berjarak beberapa meter dari Lan Xichen, Wang Yue memperhatikan raut putus asa yang tergambar dengan jelas diwajah Lan Xichen.

Sudut bibir Wang Yue terangkat, menunjukan smirk yang amat puas karna sudah memisah sepasang suami istri itu.

Wang Yue "kita liat Wanyin, apakah suamimu bisa mengenaliku sebagai Wang Yue, disaat aku muncul dihadapannya sebagai dirimu. Kita buktikan seberapa besar cintanya padamu." Katanya untuk dirinya sendiri.

Wang Yue langsung merubah penampilannya mengunakan pakaian  terakhir Jiang Wanyin, menciptakan luka di sekujur tubuhnya, bahkan tidak tanggung² Wang Yue membuat hanfu bagian bawahnya penuh dengan darah, dan satu yang terpenting Wang Yue merubah warna netranya supaya serupa dengan netra asli Jiang Wanyin.

Setelah memastikan penyamaran sudah sempurna, Wang Yue langsung menghilang menempati posisi yang bisa dijangkau dengan cepat oleh Lan Xichen.

~~~

Sedangkan ditempat Wei Wuxian, Wei Wuxian bertarung dengan Jin Guang shan yang berjiwa Wen Rouhan, saling mengadu kekuatan hitam mereka bahkan membuat keadaan sekitar mencekam.

Netra Wei Wuxian yang berwarna coklat sudah berubah ke warna merah darah, menunjukan kemarahannya sudah diambang batas.

Rasa putus asa Wei Wuxian tidak menemukan shidinya, membuat pikiran Wei Wuxian tidak tenang. Dengan ChengQing ditangannya, Wei Wuxian mengendalikan para roh jahat untuk menyerang Jin Guang shan dengan brutal. Tanpa memberi waktu untuk Jin Guang shan memberi perlawanan.

Jin Guang shan sudah terluka para, tapi dia masih berdiri kokoh melawan para roh yang dikendalikan Wei Wuxian. Tidak ingin kalah melawan Wei Wuxian, Dengan mengunakan mantra terlarang, Jin Guang shan membangkitkan monster neraka untuk melawan Wei Wuxian.

Pertarungan semakin sengit, kekuatan Wei Wuxian sudah diambang batas, Wei Wuxian bahkan sudah memuntahkan seteguk darah, tapi Wei Wuxian tidak akan menyerah, lebih baik dia mati saat melawan monster neraka yang dipanggil oleh Jin Guang shan. Wei Wuxian bahkan tidak mengerti, dari mana Jin Guang shan mendapatkan mantra terlarang untuk memanggil monster dari neraka tersebut.

Saat sudah diambang batas kekalahan Wei Wuxian, Tiba-tiba suara petikan guqin terdengar, bukan hanya satu tapi ada banyak suara yang diciptakan lebih dari 1 guqin bahkan dari alat musik lainnya. Dan tanpa menunggu lama, monster neraka berhasil ditaklukkan, disegel dan dikembalikan kenereka. Membuat Jin Guang shan yang mengendalikan monster neraka tersebut terpental dan menghantam pohon besar, berteguk teguk darah dimuntahkan nya bahkan sampai membuat nya tidak sadarkan diri.

Wei Wuxian yang sudah tidak bisa menahan kesadarannya langsung limbung setelah menatap sosok Lan Wangji beserta Lan Qiren, beberapa tetua dan murid gushu yang ternyata turun tangan untuk membantunya, atau mereka turun tangan untuk membantu mencari menantu mereka yang hilang.

Lan Wangji menangkap tubuh Wei Wuxian sebelum menghantam tanah, membawa Wei Wuxian kedalam pelukannya. Setetes air mata jatuh dari kelopak matanya. Walau wajah tampan itu tetap datar, tapi tersirat penyesalan yang mendalam karna terlambat datang untuk membantu orang yang sangat dia cintai.

Lan Wangji "Wei ying, bertahanlah. "

Lan Qiren "Wangji bawa Wei Wuxian ke balai pengobatan gushu, karna saat ini hanya gushu lah sekte terdekat. Biarkan paman dan tetua yang akan membantu Xichen untuk mencari jiang Wanyin."

Lan Wangji "baik paman."

Lan Wangji langsung mengendong Wei Wuxian ala pengantin dan terbang dengan Bichen menuju gushu.

Lan Qiren " Dan kalian berempat, rantai Jin Guang shan dan bawa dia kepenjara bawah tanah digusu. Dan jangan lupa berikan mantra dirantai yang mengikatnya. "Katanya pada 4 murid gushu.

Murid gushu " Baik tuan Lan."ucap mereka berempat.

Para murid gushu yang mendapat perintah langsung melaksanakannya. Sedangkan oan Qiren dan tetua Lan yang lain melanjutkan pencarian mencari pemimpin sekte Yumeng Jiang dan sang Pemimpin Lan juga.

~~~

Kembali ke Lan Xichen.
Lan Xichen masih mencari, hingga netra emasnya menangkap sosok yang tergeletak ditanah. Tanpa membuang waktu, Lan Xichen mendekati sosok itu, dan kekhawatiran nya semakin besar saat Xichen melihat wajah sosok yang tergeletak itu adalah wajah istrinya.

Lan Xichen "A'yin, bangunlah. Apa yang sudah terjadi, A'yin kau harus bertahan."

Jiang Wanyin "huan.. " Panggilnya lirih. "Huan calon anak kita, dia,,, dia membunuh anak kita."

Lan Xichen terdiam menatap sorot Jiang Wanyin yang terlihat sayu. Hingga pertanyaannya membuat lawan bicaranya terkejut.

Lan Xichen "dimana istriku? Kau bukan Jiang Wanyin, dimana kau menyembunyikan istriku? "

Sosok yang di dekap Lan Xichen tersenyum smirk.

Jiang Wanyin "ternyata, sangat sulit membodohi seorang zewu-jun? Ku akui, kau sangat pandai bisa mengenaliku secepat ini. Kira² bagian mana yang langsung membuat yakin kalau aku bukan Jiang Wanyin yang asli?"

Jiang Wanyin palsu langsung menghilang dan muncul dengan wujud aslinya sebagai Wang Yue dihadapan Lan Xichen berjarak beberapa langkah kaki.

Lan Xichen "walau kau berusaha menyerupai istriku, tetap kalian tidak sama. Istriku bukan sosok yang mudah mengeluh, Kami bahkan sempat kehilang anak kedua kami, tapi Jiang Wanyin tidak pernah menunjukan kesedihannya atau menyalahkan seseorang yang menyebabkan dia keguguran. Jadi katakan dimana kau menyembunyikan istriku? "

Wang Yue "bagaimna kalau aku tidak mau memberi taumu? Apa yang akan kau lakukan?"

Lan Xichen "kenapa Jiang Yue, bukan kah Jiang Wanyin adalah saudara kembarmu? Kenapa kau tega berbuat hal selicik ini pada saudara mu sendiri? "

Wang Yue "Jiang? Namaku Wang, Wang Yue. Jiang Wanyin sudah mendapatkan segalanya, cinta dari orang tua kandung, kakak, teman, bahkan orang sangat mencintai nya. Aku hanya ingin mendapatkan sedikit yang dia punya ya itu adalah dirimu Lan Xichen. Aku ingin kau menjadi milikku."

Lan Xichen "jangan harap. Sampai kapanpun, aku tetap menjadi milik Jiang Wanyin."

Wang Yue "benarkah? Jangan lupa Lan Xichen, Jiang Wanyin ada ditanganku. Aku bisa melakukan apapun padanya. Tidak peduli dia saudaraku atau tidak, lagipula kami tidak tumbuh bersama. Apa peduliku, jika aku tidak bisa memilikimu, maka jangan harap yang lain dapat memilikimu."ucapnya datar.

Lan Xichen "Wang Yue, aku mohon jangan sakiti Jiang Wanyin lebih jauh lagi. Aku mohon pulangkan dia padaku. Aku akan menuruti apapun yang kau mau, asal jangan pernah menyakiti Jiang Wanyin." Mohon Lan Xichen.

Wang Yue "benarkah? Apapun itu? Sepertinya beristri dua tidak buruk. Bagaimana pendapatmu Lan Xichen?" Lan Xichen terdiam. "Jika kau mau menikah denganku, aku akan memulangkan Jiang Wanyin, tidak masalah aku menjadi yang kedua asal kau tetap menjadi milikku. Bagaimana Lan Xichen? Apa kau mau menikah dan menghabiskan waktu denganku Lan Xichen?"sambungnya.

Lan Xichen berfikir keras "aku,,,, aku,,,, "

~~~

Tbc
Agak pendek dikit. Biar gk cepet tamat🤣🤣

2 KULTIVATOR IBLIS(tanpa Revisi)(selesai) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang