Ketenangan Hati

517 3 0
                                        


"Ahhh......", keluar semua cairan kental berwarna putih itu ke rahim istriku. Meski dalam keadaan hamil tua, istriku merasa puas. Aku sendiri sebenarnya takut jika terjadi apa-apa nantinya. Padahal kelahiran si buah hati tinggal beberapa minggu lagi. Anehnya istriku malah memintaku untuk menyetubuhinya, dan malah semakin aneh lagi ternyata istriku pengen bercinta dengan suaminya yang wujudnya setengah wanita ini.

"Duh... mbak makasih yaa", ucapnya sambil terengah-engah dengan tubuh basah penuh keringat. Aku juga tepar di samping tubuh istriku, dia tersenyum puas melihatku. Istriku bercerita sudah lama tidak mendapatkan kepuasan batin seperti ini, dalam batinku memang benar sih karena sudah berbulan-bulan lebih aku tidak pulang memberi nafkah latin birahi, eh maksudnya batin.

Pagi itu, sejenak kita tertidur karena kelelahan bercinta semenjak subuh tadi sampai pukul enam pagi.

***

dok... dok... dok.....

terdengar suara ketukan pintu lumayan keras dari luar, dan teriakan dari seseorang pria. Karena kaget, aku bangun dan hampir saja lupa dalam posisi telanjang aku menemui mereka. Aku kembali ke kamar dan memakai daster istriku dengan luaran rajut lengan panjang, tak lupa memakai celana dalam dan jilbab bergo yang ada di belakang pintu kamar. Tanpa make up aku keluar membuka pintunya.

Selengkapnya cerita hanya di https://karyakarsa.com/cheesebuns555/jilbabku-part-18-21 , atau link di dekat tombol komentar

JilbabkuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang