Hari Terakhir?

2.2K 65 4
                                    

"Ayo-ayo kumpul!"

"Sebelum kita pulang, alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu"

Setelah selesai sesi foto bersama dan berdoa, semua murid berjalan mengikuti guru-guru didepan untuk menuju mobil, kegiatan LDKS selesai di hari Minggu pagi.

Terlihat Sean dan Aksa yang sebelum nya pisah mobil kini menjadi satu mobil, untung saja seme nya wakil ketua OSIS, ngerengek dikit pasti dikabulin meskipun ngambil telur dinosaurus juga.

"Kaka sama Ka Akbar cuma bisa mindahin Aksa, maaf ya sayang" Ucap Ka Reza kepada Sean dengan sedikit menundukkan kepala nya ke samping wajah Sean.

"Udah cukup, Kaa" Senyum Sean.

"Jagain Sean, kalo si kunyuk gangguin kalian bilang aja ke kita" Kata Ka Reza kepada Aksa.

"Mana berani dia ada gua mah, Ka. Aman udah"

"simiyi syeme simi iji" Ledek Ka Akbar.

Terlihat wajah Aksa yang memerah mendengar itu, lalu Aksa berusaha mengejar Ka Akbar yang lari menghindarinya.

Singkat cerita, Sean dan Aksa sudah berada di mobil nya. Kelompok masih sama, hanya menukar Aksa dengan satu perempuan yang sebelumnya disana.

"Sinian, Yan" Ucap Aksa meminta Sean untuk menggeser karna Sean yang terlalu dekat dengan Ka Vino.

Akhirnya semua mobil pun jalan, Sean, Aksa dan murid' lain saling bercanda ria di dalam mobil, sempat Sean dan Aksa melongok ke belakang sambil bergaya karna Ka Mawar yang sedang menyodori kamera di mobil belakang.

Tak terasa perjalanan pulang yang terasa lebih cepat daripada saat pergi kemarin, terlihat para murid yang sedang berjalan menuju sekolah, karena mobil yang memang berhenti di jalan raya.

"Huahh.. Ngantuk, pokonya abis ini gua mau tidur seharian" Ucap Aksa sambil meregangkan tubuh nya.

Singkat nya Sean sudah duduk di kursi penumpang motor Ka Reza dan bersiap untuk pulang.

"Dadah, Yann" Teriak Aksa yang bersiap berjalan pergi bersama Ka Akbar.

Aksa menjawab dengan melambai-lambai tangan nya.

"Duluan, Zaa"

"Yo yo"

Di perjalanan, karena sangat mengantuk, Sean tertidur pulas di punggung Ka Reza. Ka Reza menarik satu persatu tangan Sean untuk memeluknya agar tidak jatuh.

Saat sudah dekat dengan rumah Sean, Ka Reza melihat mobil hitam di garasi rumah Sean, padahal selama ini Ka Reza menjemput dan mengantar Sean tidak pernah ada mobil terparkir disana.

Saat sudah berada persis di depan rumah Sean, Ka Reza segera membangunkan Sean yang masih terlelap. Saat selesai berbincang sedikit Ka Reza pun pamit untuk pulang.

"Titip salam sama mamah" Ucap nya sambil mengelus rambut Sean.

Sean yang masih sedikit mengantuk ingin segera masuk kedalam dan merebahkan tubuh nya, namun dia baru menyadari terdapat mobil hitam yang dimana itu adalah mobil papah Sean. Sean langsung berlari masuk dan terlihat Papah dan Mamah yang sedang duduk di ruang keluarga.

"Papahh" Gembira Sean sambil berjalan menuju ruang keluarga.

Namun, kegembiraan Sean seketika luntur saat mendengar suara dan raut wajah Papah yang seperti nya sedang marah.

"Duduk! Ada hubungan apa kalian? Mamah udah ceritain semua tentang cowo yang kamu peluk-peluk tadi didepan, Papah ga ngajarin kamu jadi kaya gini ya, Dek!"

END

Naughty [BxB]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang