Chapter 32

563 30 0
                                        

Happy Reading
Dean Devandra

💌Arsha
Bang gue mau ketemu.
📍jln merpati 05.


Raksa hanya membaca pesan dari Arsha, tidak ada niatan untuk nya membalas pesan sang adik. Namun ia akan tetap pergi.

Saat ini Raksa sudah pulang dari kuliahnya, ia berjalan menuju tempat yang disuruh oleh Arsha. Raksa tidak tau apa yang akan dilakukan oleh Arsha hingga menyuruhnya pergi kesana.

Arsha terduduk di bangku taman itu menunggu Raksa yang menurutnya sangat lama. "Arsha," panggil Raksa yang sudah berada di taman itu dan kini ia sudah berada di belakang Arsha dengan keadaan Arsha duduk dan Raksa berdiri di belakangnya.

"Lama banget bang," ucap Arsha yang membuat Raksa menaikkan satu alisnya.

"Bang? lo serius manggil gue dengan sebutan bang lagi?" tanya Raksa yang heran dengan Arsha, Arsha hanya diam tidak menjawab.

"Itu ga penting bang, yang gue mau cuma tentang om Repto. Abang tau rumah om Repto?" pernyataan yang baru saja dilontarkan oleh Arsha membuat Raksa terdiam dengan seribu bahasa, dimana Arsha bertemu dengan Repto?.

"Rumah yang di tempati oleh om Repto juga rumah kita," ucap Raksa yang membuat Arsha tidak mengerti.

"Maksud abang?" tanya Arsha tidak mengerti dengan yang dimaksud oleh Raksa.

Raksa berpikir sejenak sebelum akhirnya memutuskan untuk menceritakan semuanya, bagaimana pun Arsha harus tau. "Selama om Repto hilang kabar memang kita ga tau dia kemana, tapi beberapa minggu lalu dia datang kerumah, awalnya juga abang terkejut dengan kedatangannya........," ucap Raksa panjang lebar menjelaskan semuanya dari awal hingga Arsha hanya diam.

Arsha hanya diam jadi ini alasan Repto kemarin mengucapkan nama Raksa, dari semua cerita yang diceritakan oleh Raksa Arsha menyimpulkan bahwa Repto kemarin mengucapkan nama Raksa karena ia ingin mengatakan dimana ia tinggal pada anak buahnya.

Arsha mengangguk-ngangguk paham. "Jadi om Repto selamanya akan tinggal di sana?" tanya Arsha yang hanya mendapatkan kedipan bahu dari Raksa.

Arsha berdiri, akhirnya ia mendapatkan jawaban dari semuanya. "Gue pulang kalau gitu, abang pulang juga sana," usir Arsha yang membuat Raksa tersenyum hambar.

"Baik karena ada muanya rupanya," sindir Raksa yang membuat Arsha tersenyum tipis. "Ga mau pulang?" ucap Raksa jujur ia rindu dengan keberadaan Arsha di rumah.

Arsha tersenyum jujur ia juga rindu dengan rumah, entah kenapa ia sangat rindu dengan Dean padahal seharunya ia menyukainya karena bisa jauh dari Dean, namun nyatanya semua itu salah. Semuanya terasa berbeda sebagian tubuhnya seakan ada yang hilang karena jauh dari Dean.

"Nanti gue pulang bang," jawab Arsha meski ia tidak yakin jika nanti ia akan benar-benar kembali ke rumah itu lagi.

"Sekarang, abang minta hari ini aja setidaknya lo pulang buat bang Darren, abang tau kalau bang Darren kangen sama lo," jawab Raksa.

Arsha berpikir apa itu benar atau bukan namun ia rasanya ingin pulang, ia mengangguk pertanda ia akan ikut pulang. "Bukannya bang Darren kerja?" ucap Arsha.

"Setidaknya kasih di kejutan."

















Vote!!
Comment!!

See you next chapter
thank you!!

Dean Devandra (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang