20

4.7K 287 10
                                        

Dengan mata yang terpejam Bible kembali menyamankan posisi tidurnya seperti saat diawal, berada di pelukan hangat suaminya itu.

Namun kali ini, Bible hanya menyentuh sisi kosong disampingnya, ia berusaha meraba-raba kembali namun tetap tidak ada Jes disana.

Bible membuka matanya, melihat sekeliling yang sangat gelap menandakan masih larut malam. Perlahan ia merubah posisinya untuk duduk dan meraih tombol lampu disamping kepala ranjangnya.

Pandangan Bible teralih saat melihat gorden kamar yang menutupi pintu kaca pembatas kamar mereka dan balkon itu bergerak tertiup angin.

Perlahan ia turun dari tempat tidur dan membuka pintu kaca yang awalnya hanya terbuka sedikit itu, dan ternyata Jes berada disana, duduk termenung di balkon kamar mereka.

"mas" panggil Bible memecah lamunan suaminya itu.

"loh Bi?"

"mas ngapain disini? Udah malem ini, nanti mas sakit kena angin malem" ujar Bible mendekati suaminya itu.

"masuk kamar Bi, jangan deket-deket dulu"

"kenapa?" tanya Bible menghentikan langkahnya.

"mas abis ngerokok sayang, kamu masuk kamar dulu, mas mau mandi dan ganti baju dulu" jawab Jes.

"kamu kebiasaan, kalau banyak pikiran pasti dikit-dikit ngerokok, dikit-dikit minum, selalu begitu, padahal kamu punya aku, kamu bisa cerita sama aku, kamu bisa ngadu soal apapun, kenapa larinya selalu ke yang ga sehat?" omel Bible menghentakkan kakinya kesal sebelum masuk kedalam kamarnya kembali.

Tak lama Jes pun masuk kedalam kamar, ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaian sebelum kembali naik keatas ranjang.

"sayang" panggil Jes naik keatas ranjang dan melihat Bible yang berbaring menyamping memunggunginya.

"gausah peluk peluk aku, peluk aja rokok kamu itu, peluk aja wine wine kamu itu" omel Bible menepis tangan Jes yang awalnya ingin melingkari perut Bible.

"sorry honey"

"ga!"

"sayang, katanya mas boleh cerita sama kamu?"

"kamu kan udah ngerokok duluan, udah kan? Udah selesai sama rokok kamu itu, udah ilang beban pikirannya karena ngerokok, buat apa lagi cerita sama aku, ga penting juga"

"maaf Bi"

"ga! Aku sebel sama kamu! Aku marah ini sama kamu! Ga usah peluk dan cium aku! Aku gamau deket-deket kamu!" omel Bible.

"mas ga bisa tidur nanti kalau diambekin begini sayang"

"ga peduli! Kalau ga bisa tidur, lanjut lagi aja ngerokok diluar"

"maaf ya Bi" ujar Jes memegang pinggang Bible dan mengusapnya lembut.

Bible hanya diam tidak menanggapi suaminya itu, ia memilih untuk kembali memejamkan matanya dan tidur.

.

.

.

.

.

.

.

.

"Bi..masih ngambek kah sayang?" tanya Jes menghampiri Bible yang tampak sibuk menyiapkan sarapan untuk mereka.

"aku ga ngambek tuh" jawab Bible.

"iya ga ngambek, tapi marah kan?"

"gatau"

"mas minta maaf sayang"

Secret Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang