21

4.5K 310 10
                                        

"Bibs kenapa?"

"gatau kak tiba-tiba sakit" jawab Bible mengusap perutnya.

"sakitnya gimana?"

"sakit nyeri gitu loh kakk, kayak tulang-tulang gue juga sakit"

"hpl kapan sih bibs? Jangan bilang mau lahiran ini?"

"masih lamaa, sebulan lagi"

"mules ga?"

"dikit"

"waduhh, coba atur nafasnya deh, kayaknya udah mulai kontraksi palsu"

"sakit banget banget kak" ringis Bible.

"sini sini" ujar Mon menarik kursinya mendekati Bible.

Mon pun mengarahkan tangannya mengusap-usap punggung Bible dengan lembut.

"coba minta anterin pak Jes buat check up kali ya bib? Kata gue sih ini kontraksi palsu gitu" ujar Mon.

"nanti deh kak, ga kuat jalan gue, berasa pinggangnya mau patah" ujar Bible melipat kedua tangannya dimeja dan menundukkan kepalanya.

"nafas yang bener bibs, biar lebih rileks juga" ujar Mon yang dituruti oleh Bible.

"eh eh ada yang nelfon nih handphone lu geter"

"minta tolong liatin kak" ujar Bible.

"pak Jes, jawab gih"

"nanti deh, biarin dulu aja, kalau tau gue sakit perut malah buru-buru kesini nanti"

"bagus dong, biar langsung dibawa ke rumah sakit" ujar Mon yang dijawab gelengan oleh Bible.

"yaudah tapi ntar kalau udah ga sakit, bilang pak Jes ya?"

"iya kak"

Setelah hampir 10 menit merasakan sakit pada perutnya, kini Bible mulai bernafas lebih lega saat sakit itu mereda.

"keringetan loh bibs" ujar Mon mengambil beberapa lembar tisu dan menyeka keringat di wajah Bible.

Bible terlihat masih lemas duduk bersandar diatas kursinya sambil terus mengusap usap lembut perutnya itu.

Rasa sakit itu tidak lagi datang hingga jam pulang Bible, ia pun memilih untuk ke ruangan suaminya terlebih dahulu.

Namun baru saja Bible masuk kedalam lift, ia kembali merasakan sakit pada perutnya, Bible pun kembali mengatur nafasnya berharap sakit itu bisa segera hilang.

"shh" ringis Bible meremas tangannya sendiri.

Saat lift itu sampai dilantai yang ia tuju, Bible pun berjalan perlahan menuju ruangan Jes.

"hi bibssss" sapa Job yang dijawab senyuman oleh Bible.

"mas ada kan kak?" tanya Bible menahan sakitnya.

"ada, tapi didalem lagi ada kliennya, udah daritadi sih, tunggu disini dulu aja mau?" tanya Job yang diangguki oleh Bible.

"lu kok pucet sih? Duduk sini"

"gapapa kok gue, kira-kira masih lama ga ya?"

"bentar lagi paling"

Job benar, belum ada 5 menit Bible duduk disebelahnya, kini terlihat beberapa orang keluar dari ruangan Jes.

"gue anter tamu bapak keluar ya, lu masuk aja" ujar Job yang diangguki oleh Bible.

Dengan perlahan Bible berjalan masuk kedalam ruangan suaminya itu, Jes masih tampak sibuk dengan beberapa tumpukan kertas dihadapannya.

"mas" panggil Bible yang membuat seluruh perhatian Jes langsung tertuju padanya.

"yaampun mas lupa sayang, udah jam 2 ya? Sebentar ya, kasih mas 15 menit lagi terus mas anter kamu pulang, maaf ya Bi"

Secret Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang