"ibu" panggil Bible menghampiri ibu nya yang sedang menimang Ailee diruang tengah.
"iya nak?"
"gimana kalau Ailee nya dikasih orang aja?"
"sayang, kenapa?"
"gamau"
"apanya yang gamau?"
"gamau lihat Ailee"
"ibu tau kok, ibu ngerti Wicha masih sedih banget, masih sakit hati, tapi ga boleh seperti itu nak, coba lihat lagi Ailee, memangnya Ailee bikin salah apa? Wicha ga kasihan kalau Ailee kita kasih orang terus ternyata dia jahat?" tanya Ibu yang dijawab gelengan oleh Bible.
"sayang...Ailee itu sebelum lahir ke dunia pasti dia lihat siapa yang akan jadi orangtuanya, dia memilih untuk lahir karena dia tau kamu dan Jes akan merawat dan menyayangi dia sepenuh hati, terus sekarang kamu mau kasih Ailee ke orang lain?" tanya ibu yang membuat Bible terdiam.
"gapapa kok kalau Wicha sedih sekarang, tapi apa dengan gaada nya Ailee nanti Wicha bisa lebih bahagia?"
"kalau emang Wicha bisa bahagia, ibu bakalan cari orang buat ambil Ailee, ibu bakalan ngelakuin apapun buat kebahagian anak ibu, tapi Wicha bilang dulu kalau Wicha bakalan bahagia" ujar ibu yang membuat tangisan Bible pecah.
Ibu pun memindahkan Ailee kedalam box bayi disebelahnya, setelah itu ia langsung membawa anaknya itu kedalam pelukan hangatnya.
"nak, kadang dunia emang ga selalu berpihak sama kamu, tapi bukan berarti itu selalu jahat dan buruk, kadang ada kenyataan yang memang harus kamu hadapi"
"ibu ngerti kenapa Wicha sedih dan marah dengan tanggapan Jes, tapi ibu juga bisa mengerti posisi Jes, ibu sama sekali ga menyalahkan respon Wicha yang seperti ini, Wicha boleh pergi sebentar, boleh punya waktu untuk sendiri dulu, tapi Wicha ga boleh biarin semua ini berlarut-larut, Wicha ga boleh terus diam, sekarang ga cuma untuk kebaikan kamu sayang, tapi juga ada Ailee sekarang yang butuh kasih sayang kalian" ujar ibu.
"jadi, Wicha bahagia kalau gaada Ailee?" tanya ibu yang langsung dijawab gelengan oleh Bible.
"masih perlu ibu cariin orang buat ngambil Ailee?" tanya ibu lagi yang kembali dijawab gelengan oleh Bible.
"semuanya itu sekarang makin berat buat kamu karena memendam semuanya sendirian nak, karena kamu memilih untuk tidak menyelesaikan masalah ini, udah berapa hari ini? Udah hampir satu minggu Wicha gamau ngobrol sama mas kan?"
"mau sampai kapan Wicha?" tanya ibu lagi.
"ngobrol ya sama mas mu?" bujuk ibu yang langsung membuat Bible menggelengkan kepalanya.
"yasudah" ujar ibu mengusap-usap punggung Bible.
Usapan lembut itu membuat Bible semakin nyaman didalam pelukan sang ibu dan perlahan ia pun tertidur walaupun isakannya masih sesekali terdengar.
Jes
Nak Jes kalau mau kerumah ibu silahkan ya, Wicha sebenernya belum mau bicara, tapi menurut ibu ini udah ga bisa dibiarin lama-lama
Tadi soalnya sempet lagi ngomong mau ngasih Ailee ke orang lain aja, gamau ada Ailee katanya
Ibu makasih udah ngabarin Jes
Sekarang Jes langsung jalan kerumah ibu yaa
Kondisi Bible sama Ailee gmn buu?
Lagi tidur dua-duanya
Wicha tadi nangis lagi
Oke ibu, Jes minta maaf
Ibu ngerti nakk
Kamu hati-hati dijalan ya
Terima kasih ibuu
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret
Fiksi PenggemarSiapa yang tidak mau memiliki suami dan mertua yang sama-sama menyayangimu? Tapi apa jadinya jika dinikahi tapi terus dirahasiakan karena salah satunya tidak menginginkan kehadiranmu?
