2 bulan kemudian ~~~
"Nanti pokoknya kalian berdua nggak boleh tinggalin aku!" ucap Aisley yang memperingati kedua kakaknya. "Harus pantau dari kejauhan, biar nanti kalau aku diapa-apain sama Mom kalian bisa langsung tolongin!"
"Iya-iya Aisley. Kita nggak bakal ninggalin kalian. Lo udah ngomong itu beberapa kali dari sebelum kita sampe disini tau!" Zeven mendengus malas.
Aisley tak bereaksi lebih setelahnya karena yang terpenting omongan Zeven selalu bisa dipercaya. Dan kakak pertamanya, Max yang tak banyak bicara itu memang tak membalas ucapannya, akan tetapi Max mengelus puncak kepala sebagai balasan 'iya'.
Max memang agak lain, tapi perlakuan Max yang mulai lembut padanya lama-lama membuatnya nyaman kala berdekatan dengan kakak pertamanya itu.
Ketiganya lalu melangkah masuk kedalam RSJ Cipta Waras, tempat dimana Sapphire tinggal dua bulan terakhir ini. Aisley sebagai si bungsu kali ini memanfaatkan posisinya untuk bisa melangkah dengan diapit kedua kakaknya dan masing-masing tangannya digenggam oleh kakak-kakaknya.
Mungkin kalian dibuat kaget dengan hubungan adik-kakak yang menghangat diantara ketiganya saat ini. Benar, hubungan persaudaraan diantara mereka memang terbangun kuat semenjak tidak adanya keberadaan Sapphire dan Mack yang berperan sebagai orangtua atau yang tertua di rumah.
Lebih tepatnya mereka mencoba bertahan hidup untuk saling menguatkan satu sama lain. Dan mereka mulai bergantung satu sama lain sejak saat itu.
Awalnya Aisley enggan untuk dekat dengan kedua kakaknya, mengingat bagaimana perlakuan mereka padanya selama ini. Tapi setelah mengetahui kalau kedua kakaknya sebenarnya tahu tentang Aisley lah yang memiliki ide untuk menjebloskan Mack kedalam penjara, ia juga yang memberikan bukti untuk menguatkan kasus ini, dan kedua kakaknya itu tidak memarahinya atau mengusirnya dari rumah Aisley jadi heran sendiri dibuatnya.
Lagi, mereka malah terus bersikap baik padanya.
Saat mengunjungi Mack pertama kali dipenjara, keheranan Aisley semakin bertambah karena bukannya memaki atau bertindak semena-mena padanya seperti biasanya kala emosi, Mack malah memeluknya lama. Padahal saat itu Aisley tahu kalau Mack sudah tahu soal dia yang ikut campur dalam rencana penjeblosan Mack ke penjara tapi Mack benar-benar tak mempermasalahkan hal itu saat ia mencoba membahasnya.
Aneh, tapi pada akhirnya Aisley mencoba membukakan hati dan pintu maaf untuk kedua kakaknya. Dan untuk Mack, Aisley malah malu untuk kembali bertemu.
Sepertinya Mack mendapat hidayah saat berada dalam penjara hingga kepribadiannya berubah jadi lebih tenang. Hanya satu yang tak berubah, cinta Mack yang begitu besar pada Sapphire.
Sebelum waktu kunjungan itu berakhir Mack sempat berpesan untuk terus menjaga Sapphire dimanapun Sapphire berada.
Sapphire dan Mack memang bukan orangtua yang baik, dan mungkin mereka belum menjalankan tugasnya sebagai orangtua dengan sempurna. Tapi selama ini dengan kehadiran mereka di rumah saja, itu sudah lebih dari cukup untuk ketiga anaknya. Dan dengan ditangkapnya Mack oleh polisi juga dibawanya paksa Sapphire ke RSJ tentu membuat ketiganya merasa sangat kehilangan sosok orangtuanya.
Meski begitu ketiganya tetap dipaksa untuk menjalani kehidupan seperti biasanya.
Sebagai yang tertua, Max tentu tak bisa diam saja. Ia bertugas menggantikan posisi Mack dikantor dan juga menggantikan peran orangtuanya di rumah untuk kedua adiknya. Belum lagi ia harus terus mencari cara agar bisa membebaskan Mack lebih cepat dari seharusnya. Ia juga sesekali mengunjungi Sapphire di RSJ untuk mengetahui kondisinya sang Mom. Kalau kondisi Sapphire mulai membaik, Sapphire tentu saja bisa dipulangkan ke rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
new journey!! [END]
Romantik-Typo bertebaran -Belum revisi [Transmigrasi story] Anggita Magnolia kini hidup di tubuh orang lain. Lebih tepatnya ia sudah meninggal dan jiwanya masuk ke dalam sebuah novel online yang sempat ia kritik sebelum tidur. Ia masuk ke tubuh si figuran...
![new journey!! [END]](https://img.wattpad.com/cover/359766642-64-k110986.jpg)