NJ-51

13.5K 466 21
                                        

Mata Aisley berkaca-kaca kala mendengar semua penuturan Dexion, mantan bodyguard keluarga Hayes.

Benar, ia memang bisa mendengar suara orang yang berada didekat tubuhnya meskipun kini ia tengah pingsan dan tak tau dimana keberadaannya sekarang. Dan ia masih sangat ingat dengan suara Dexion.

Meski Aisley yakin ia sudah diculik oleh Dexion dan tubuhnya pasti sedang pingsan karena obat bius yang bawahan Dexion berikan melalui kain itu, namun anehnya Aisley justru terbangun disebuah ruangan tanpa batas. Ruangan itu seperti berbentuk kotak dan kosong. Hanya ada dirinya seorang disana.

Kalau tubuhnya sedang diculik Dexion dan ia malah terbangun ditempat ini, apa itu artinya ia sekarang hanya berbentuk jiwa saja?

Ya Tuhan, sebenarnya apa lagi yang engkau rencanakan untukku? batin Aisley yang merasa kebingungan.

Kebingungan yang sempat meredakan rasa takutnya pada sosok Dexion yang sebenarnya kini tak lagi berguna.

Air matanya pun pada akhirnya berjatuhan. Ia tak lagi bisa menahan rasa takutnya saat mendengar suara seperti kecupan. Entah bagian tubuhnya yang mana yang Dexion kecup?! Tapi tetap saja itu seharusnya tidak boleh terjadi karena hubungan mereka hanya sebatas mantan bodyguard dan mantan anak dari majikannya.

Aisley bisa merasakan obsesi yang besar dalam diri Dexion, meski ia tak berada didekat Dexion saat ini. Sepertinya jiwanya dan tubuh Aisley asli sudah saling terkoneksi?

Tak peduli kalau Dexion sebenarnya berasal dari keluarga yang berada dan bahkan derajatnya lebih tinggi dari keluarga Hayes, yang terpenting Aisley benar-benar tak ingin menjadi objek obsesi seseorang.

Belum cukup membuat ketakutan dalam dirinya meluap-luap, kini Aisley kembali mengingat perihal yang terjadi sebelum ia diculik. Perihal yang mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan dalam hidupnya.

Fakta bahwa Gita adalah anak kandung dari Om Isamu dan Tante Ruby benar-benar membuatnya tak habis pikir.

Bagaimana bisa?!

Aisley jelas ingat kalau ia masuk kedalam sebuah novel online, tapi kenapa setelah fakta terkuak ia ternyata masuk kedalam raga sepupunya?

Sebuah tawa frustasi kini bisa kita dengarkan dari Aisley.

"Hahahaha, gila ini semua gila! Aku sayang banget sama bapak ibu meski belum bisa bahagiain mereka, tapi ternyata mereka bukan orangtua kandungku?" monolog Aisley dengan pikiran yang kosong. Tangannya mulai mengacak-acak rambutnya hingga rambut yang rapi itu kini tak karuan bentuknya.

Mungkin seperti rambut singa di pagi hari?

"Dan Om Isamu juga Tante Ruby ternyata orangtua kandungku?! Gila, ini gila! Tapi mereka berdua lebih gila! Bisa-bisanya saat anak yang katanya mereka dambakan diculik dan di beritakan meninggal dunia mereka percaya gitu aja!"

"Memang seluruh keluarga Nenek Tessa udah gila semua!"

"Hahahaha, dan mungkin sekarang aku akan gila juga?"

Aisley terus bermonolog seraya menjambak kuat-kuat rambutnya sendiri. Dalam monolog Aisley, ada tawa yang beberapa kali tersempil didalamnya.

Namun tawa itu bukan tawa bahagia. Tawa yang keluar dari mulut Aisley itu adalah tawa dari wujud kefrustasiannya pada keajaiban dunia yang menimpanya.

Kalian yang melihat tawa Aisley tidak akan ikut tertawa pula. Melainkan, kalian akan merasakan sesuatu yang menyakitkan di hati kalian. Rasanya seperti dilukai tanpa ikut berperang.

Sungguh miris tapi inilah takdir Aisley yang sebenarnya.

Aisley yang lelah tertawa pada akhirnya membaringkan tubuh dilantai yang juga berwarna putih itu.

new journey!! [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang