NJ-43

15.9K 597 23
                                        

"Mau kemana lo, Ka?" Sebuah kalimat tanya meluncur begitu saja dari mulut Bumi saat melihat sosok Darka melangkah pergi dari kelas mereka.

Mana Darka pergi sambil bawa sekotak bekal lagi!

Jangan bilang temannya itu ingin memberikan bekal tersebut ke mantannya?!

Darka masih waras kan?! pikir Bumi keheranan. Pasalnya, selama ini Darka sendiri yang menyia-nyiakan mantannya, setelah diputusin malah dia yang gagal move on.

"Kasih bekal ini ke Lia," jawab Darka dengan santai tapi mengundang tanda tanya besar di benak para sahabatnya.

Lihat, bahkan Darka masih memanggil Aisley, mantannya dengan nama panggilan kesayangan darinya!

Darka hendak kembali melangkahkan kakinya tapi salah satu sahabatnya lagi-lagi mengeluarkan kalimat yang mampu membuat kakinya tertahankan ditempat.

"Emang dia bakal terima bekal dari lo setelah semua yang lo lakuin?" sarkas Kaisar, "jangan lupa, kalian udah putus."

"Diterima atau nggak itu pilihan Lia, Kai. Kalau kalian nggak bisa dukung tindakan gue, tolong diam dan jangan ikut campur lebih lanjut."

Usai mengatakan kalimat itu Darka segera melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda.

Kelima sahabat Darka itu hanya bisa menatap punggung Darka yang semakin menjauh dengan tatapan yang berbeda-beda.

Bumi dan Sebasta memberi tatapan kasihan.

Kaisar memberi tatapan tak habis pikir.

Sedangkan duo R, Rascal dan Rajash hanya memberi tatapan biasa. Karena sebenarnya, mereka berdua sudah sepakat untuk membiarkan apa yang Darka ingin lakukan. Toh, nantinya Darka akan capek sendiri jika lama-lama perjuangannya tidak dihiraukan oleh Aisley.

Selain itu, bukannya tak peduli tapi keduanya juga memiliki masalah dengan mantan masing-masing. Dan sedang berusaha menyelesaikannya, jadi biarkan kali ini mereka bertiga fokus dengan jalan yang diambil oleh masing-masingnya.

"Rascal!" panggil Kaira tiba-tiba.

Rascal yang merasa namanya terpanggil pun menoleh ke arah si pemanggil, Kaira. Lalu bertanya, "Apa?"

"Darka tadi kemana ya? Gue punya tugas yang belum selesai. Dan gue mau ngerjain ditemenin dia." Kaira mengatakan hal itu sambil menunjukkan buku tugasnya yang masih kosong.

Walau tak bisa dipungkiri setelah hari dimana ia lost control, ia sedikit kehilangan kepercayaan dirinya tapi ia benar-benar tak sanggup menahan rasa sukanya pada Darka. Dan satu-satunya hal yang bisa membuatnya terus bersama Darka adalah dengan belajar bersama. Jadi, kali ini ia akan kembali menggunakan alasan itu lagi.

"Dia nemuin Aisley. Mungkin ke kelasnya Aisley langsung?" ucap Rascal tak yakin.

Dahi Kaira mengerut kala mendengar nama mantan terakhir Darka. "Nemuin Aisley? Bukannya mereka udah putus ya? Kenapa masih berhubungan?"

Rascal mengedikkan bahunya pertanda tak tahu. Pun sesungguhnya ia sudah ilfil dengan Kaira yang ternyata bermuka dua setelah hari itu. Kini jadinya, ia tidak bisa lagi respect atau sekedar hormat seperti biasanya sekalipun jabatan Kaira disekolah ini cukup tinggi, yakni Waketos.

"Dan emangnya lo siapanya Darka, tiap ada tugas yang belum minta ajarin dia?!" Kali ini Rajash mampu membuat gadis dengan jabatan Waketos itu terdiam kikuk ditempat.

Keterdiaman Kaira itu digunakan Rascal dkk untuk pergi meninggalkan kelas.

Tidak tanpa tujuan, mereka berlima berencana untuk pergi ke kantin. Bukan beli makanan berat tapi beli roti pengganjal perut dan tentunya sebotol kopi instan agar tidak mengantuk saat pelajaran nanti.

new journey!! [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang