"Kau sudah mau pergi?"
Wanita itu mengangguk, masih dengan tubuh polosnya membelakangi Jimin, sedang tangan kecilnya itu tampak sibuk mengikat asal surai panjang miliknya.
"Kenapa?" Spontan bertanya seraya membalik tubuhnya pelan, kedua tangannya melipat tepat di atas bongkahan dada tanpa helaian kain tersebut—tampak jelas menyembunyikannya.
Jimin sedikit terkejut dan coba menahan tawa, wanita ini.. kenapa kikuk begitu? Belum lagi caranya menutupi salah satu bagian terindah tubuhnya itu, padahal Jimin sudah melakukan semua yang perlu dilakukannya di sana.
Berhasil menekan emosinya untuk tidak begitu gemas, Jimin menepuk bantal "Baring lagi saja, di luar masih hujan.. Seulgi." ujarnya santai.
Wanita yang disebut namanya itu hanya berikan senyum kecil, lalu berucap hampir lirih, "Kau tahu dia sudah menungguku."
Dan itu dia, Jimin tidak menyukainya. Lelaki tersebut pun menghela nafas—kali ini agaknya berat dan sedikit tegang pada rahangnya.
"Jungkook?"
Seulgi tersenyum kecil dan mengangguk pelan, dia baru saja menyebutkan nama pacarnya yang sekaligus sahabat dari lelaki itu. Sungguh ironis, bukan?
•••
haiiii
KAMU SEDANG MEMBACA
ss; more than // ksg x pjm
Fanfictionshort story x seulmin🙈✨ it was random plot inside;; be careful, hunny bunny💫 #79 in polaristique [201202] #45 in polaristique [230607] #1 in polaristique [240111] thank u! [ start - 181120. up - 190908. d l d r sayank. ]
