TWENTY-ONE

385 45 1
                                        

Kota di luar fasilitas WICKED telah berubah menjadi neraka. Api berkobar-kobar penyintas berteriak meminta keadilan dan Crank mulai memasuki kota setelah pagar raksasa yang membatasi dunia luar dan kota di hancurkan.

Sebagain gedung WICKED runtuh, kota-kota di luar dinding terjerumus dalam kekacauan. Para warga di luar tembok perlindungan kota mengamuk, menyerang siapa saja yang mereka temui. Warga yang putus asa mencoba melawan, tetapi jumlah mereka terlalu banyak. Asap membumbung di udara, jeritan menggema di jalanan, dan bangunan runtuh di berbagai penjuru.

Di dalam pesawat Jorge, kelompok mereka mengamati pemandangan mengerikan itu.

"Kita harus keluar dari sini secepatnya," kata Jorge sambil mengutak-atik panel kendali. "Kota ini sudah tidak bisa diselamatkan."

Brenda mengangguk setuju. "Jika kita tetap di sini terlalu lama, kita akan mati."

Namun, di saat semua orang bersiap untuk pergi, suara lirih terdengar dari belakang.

"Newt..."

Mina, menatap Newt dengan tatapan panik. Setelah melepas pangutan bibir mereka. Ia menggenggam tangannya-dan di sanalah ia melihatnya.

Garis-garis hitam samar mulai menjalar di bawah kulit Newt. Mina menyentuhnya, jantungnya terhenti sejenak.

Wajahnya pucat, keringat mengalir di pelipisnya, dan napasnya tersengal.

Tidak.

TIDAK.

Mina merasakan dadanya mencengkeram ketakutan.

Newt membuka matanya, menatapnya lemah. "Aku baik-baik saja, Mina..." suaranya hampir berbisik.

Tetapi ia tidak baik-baik saja.

Mina tahu betul tanda-tanda ini.

Infeksi.

Darah di tubuhnya seperti membeku. Ia memandang ke arah Thomas, yang sedang berbicara dengan Brenda dan Gally.

"Thomas," suaranya nyaris tak terdengar.

Ketika Thomas menoleh dan melihat wajahnya, ia tahu.

Matanya langsung beralih ke Newt, dan untuk sesaat, dunia seakan berhenti.

"Jorge," suara Mina bergetar, tetapi penuh tekad. "Kita harus kembali."

Jorge mengerutkan kening. "Apa? Tidak mungkin! Kota itu mungkin penuh dengan Crank-"

"KITA HARUS KEMBALI!"

Semua orang terdiam.

Mina menatap mereka dengan tatapan yang tidak bisa dibantah. "Serum. Kita butuh serum. Satu-satunya tempat yang mungkin masih punya itu adalah laboratorium WICKED."

Brenda menggeleng cepat. "Tidak ada gunanya, Mina. WICKED sudah hancur. Jika pun ada serum yang tersisa, kita tidak tahu di mana-"

"KITA TIDAK BISA MENYERAH!" Mina menjerit, napasnya putus-putus. "Aku tidak peduli berapa banyak Crank di sana. Aku tidak peduli seberapa berbahayanya. Aku tidak akan membiarkan Newt mati!"

Matanya beralih ke Thomas, satu-satunya orang yang bisa mengerti perasaannya.

Thomas menatap Mina, lalu melihat Newt. Ia mengepalkan tangan, pikirannya berputar.

Lalu ia mengambil keputusan.

"Kita kembali," katanya mantap.

Jorge mengumpat, tetapi akhirnya mengarahkan pesawat kembali ke kota yang dilanda kekacauan.

Mina menggenggam tangan Newt lebih erat, seakan tidak akan pernah melepaskannya.

Ia berjanji.

Apapun yang terjadi...

✓𝑻𝑯𝑬 𝑸𝑼𝑰𝑬𝑻 𝑮𝑰𝑹𝑳 - 𝑵𝑬𝑾𝑻 [𝑻𝑯𝑬 𝑴𝑨𝒁𝑬 𝑹𝑼𝑵𝑵𝑬𝑹]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang