Disclaimer* Kata-kata kasar, dan sedikit adegan bulgos alias bulan gosong, adek-adek skip aja yang ini ya!
~Happy reading~
💚💚💚
•
•
•
Pagi yang cerah menyinari sebuah kediaman berbagai spesies langka kebun binatang yang melarikan diri, sebut saja rumahnya raja rimba.
"MAKK SEPATU JORDAN KALUARAN TERBARU NEI MANA!" Teriakan menggelegar dari sebuah satwa langka paling langka ter langka kita yang bernama alien.
Mohon maaf typo, namanya NEILA JAENA JIEVAN tapi kelakuannya mirip yang diatas.
"Di lemari nya vano ituu!" Jawab mamak lilis
Duk. Duk. Duk.
Gedoran keras di sebuah pintu berwarna putih.
"SEPATU GUE MANA, DAKJAL!"
Bukannya membuka pintu dengan baik dan memberikan sepatu neila dengan baik-baik,
Cklek
Duk
Brakk!
Vano membuka pintu lalu melemparkan sepatu itu dan tepat mengenai kepala neila dan menutup pintu dengan keras.
"DAKJAL!!! KALO GUE GAK PIKET HARI INI, GUE PASTIIN GUE BUNUH ELU!"
Neila berlari secepat zebra yang dikejar semut dengan mencomot satu roti panggang.
"BERANGKAT DULU!"
"JANGAN TERIAK!"
BRUMM.
Dengan mengabaikan mak lilis, neila melakukan motor kesayangannya dengan kecepatan cahaya.
‧͙⁺˚*・༓☾ ☽༓・*˚⁺‧͙
Setiba neila di sekolah, dengan tidak elitnya dia menabrak seorang gadis dan jatuh tersungkur bagaikan jerapah baru lahir.
"Heh lu kurcaci! Kalo jalan tuh pakek mata!" Sentak si gadis rambut pirang mirip janda.
"Mata tuh dipakek buat ngeliat bukan jalan! Yang jalan tuh kaki!" Balas neila lalu bergegas berdiri untuk melanjutkan perjalanan nya.
Srett..
"Heh jalangnya nathan! Lu mau kemana buru-buru gini? Mau nge jalang ke siapa lagi?"
Neila yang mendengar itupun dengan tidak terimanya ia menyentakkan tangan gadis a.k.a soni dan menjambak rambut pirang jandanya.
"Heh buntut kudanil! Gue itu wanita berkelas bukan wanita yang suka ngangkang kayak elu"
Setelah merasa puas neila menyudahi aksinya dan bergegas ke kelas dengan emosi meletup-letup.
Brakk
"Heh ntu pintu bukan milik elu ya nei!" Tegur kania terkaget dengan bantingan pintu neila.
"Hah heh hoh mulu dah dari tadi gue denger" Kesal neila meletakkan asal tas nya dan menatap jendela dengan tatapan sulit diartikan miliknya.
"Elu kebanyakan masalah ntu, napa dah elu? Kesambet jin tomang?"
Kania menatap jijik pemandangan didepannya ini, dengan neila yang mellow itu sungguh pemandangan yang tidak bagus untuk mata.
KAMU SEDANG MEMBACA
RANEL FAM
Tajemnica / ThrillerHanya sebuah cerita dari sebuah keluarga, Tidak untuk menyinggung orang lain, namun jika ada kesamaan nama, tapi gak mungkin, mohon dimaklumi. BOOK SPESIAL ALIEN JANGAN PLAGIAT, BAHKAN BIKIN CERITA KAYAK GINI!! MURNI CERITA DARI AUTHOR!! JANGAN SIDE...
