Guru agama memasuki kelas Arumi dengan senyum hangat. "Hari ini, kita akan membahas tentang siapa saja yang boleh menyentuh anak kecil," ucapnya.
Arumi dan teman-temannya memperhatikan dengan seksama. Guru agama menjelaskan tentang konsep muhrim dan non-muhrim dalam Islam.
"Muhrim adalah orang-orang yang tidak boleh dinikahi karena hubungan darah atau pernikahan," jelas guru agama. "Contohnya, ayah, ibu, kakek, nenek, dan saudara kandung."
Arumi mengangguk, ia memahami konsep tersebut. Guru agama melanjutkan penjelasannya tentang non-muhrim.
"Non-muhrim adalah orang-orang yang boleh dinikahi dan perlu menjaga batasan fisik dan privasi dengan anak-anak," ucap guru agama.
Arumi dan teman-temannya memperhatikan dengan seksama, mereka ingin memahami lebih dalam tentang konsep ini.
Guru agama memberikan contoh-contoh situasi yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari. "Misalnya, jika kamu memiliki teman laki-laki yang bukan muhrim, maka kamu perlu menjaga batasan fisik dan privasi dengan dia," ucap guru agama.
Arumi mengangguk, ia memahami pentingnya menjaga batasan fisik dan privasi. Guru agama menekankan pentingnya mengajarkan anak-anak tentang privasi dan batasan fisik mereka.
"Orang tua dan pengasuh perlu memastikan bahwa anak-anak mereka mendapatkan perlindungan dan perawatan yang tepat," ucap guru agama.
Arumi merasa lebih paham tentang konsep muhrim dan non-muhrim setelah pelajaran ini. Ia berjanji kepada dirinya sendiri untuk selalu menjaga batasan fisik dan privasi dengan orang lain.
Setelah pelajaran selesai, Arumi merasa lebih percaya diri untuk menghadapi situasi yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Ia berdiskusi dengan teman-temannya tentang konsep muhrim dan non-muhrim, dan bagaimana mereka dapat menerapkan konsep tersebut dalam kehidupan mereka.
"Arumi, aku rasa pelajaran hari ini sangat penting," ucap salah satu teman Arumi.
"Aku tidak tahu bahwa ada batasan fisik dan privasi yang perlu dijaga dengan orang lain."
Arumi mengangguk setuju. "Ya, aku juga merasa pelajaran ini sangat penting. Aku akan selalu ingat untuk menjaga batasan fisik dan privasi dengan orang lain."
Guru agama memperhatikan percakapan Arumi dan teman-temannya dengan senyum bangga. "bapak senang melihat kalian semua memahami pelajaran hari ini dengan baik." ucap guru agama.
"Ingatlah, menjaga batasan fisik dan privasi adalah bagian dari menjaga diri sendiri dan orang lain." sambungnya lagi.
Arumi dan teman-temannya mengangguk, mereka merasa lebih siap untuk menghadapi situasi yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari dengan pengetahuan dan pemahaman yang baru mereka dapatkan.
"Pak aku mau bertanya." ucap seseorang siswi.
"Bertanya soal apa?" ucap sang guru.
Arumi merasa penasaran tentang pertanyaan temannya, setelah pelajaran ini. Ia ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana cara menghadapi situasi pelecehan.
"Guru, bagaimana jika seseorang melakukan pelecehan terhadap kita?" tanya murid itu dengan serius.
Guru agama tersenyum dan menjawab, "Jika kamu merasa tidak nyaman dengan perilaku seseorang, jangan ragu untuk berbicara dengan orang tua atau guru. Kita harus selalu memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan diri sendiri."
Arumi mengangguk paham dengan penjelasan gurunya, ia merasa lebih paham tentang bagaimana cara menghadapi situasi pelecehan. Ia berjanji kepada dirinya sendiri untuk selalu berbicara dengan orang yang dipercaya jika ia merasa tidak nyaman dengan perilaku seseorang.
Guru agama menambahkan, "Ingatlah, kamu tidak pernah sendirian dalam menghadapi situasi sulit. Selalu ada orang yang dapat membantu dan mendukungmu."
Arumi merasa tertekan, ia tau bahwa prilaku om-nya waktu itu sudah termasuk dalam pelecehan seksual. Dia merasa jiji dengan dirinya sendiri, ia menjadi lebih menutupi dirinya dan tak seperti biasanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Depresiku - Telah Terbit
Teen FictionHidup dengan segala kemewahan dan ketenangan selalu di dambakan oleh semua orang, sama halnya seperti Arumi yang hidupnya dikelilingi kemewahan dan kasih sayang, namun seketika kebahagiaan itu sirna dengan secepat kilat. Semuanya berubah. Ada banyak...
