Vote dan komen yakk!
Happy Reading 🍂
•••••√
Rani lestari, seorang wanita yang bekerja sebagai desainer di salah satu butik terkenal di jakarta. Dia masih terlihat cantik di usianya yang menginjak 45 tahun dengan tubuh yang ideal. Ia selalu menjaganya agar tetap enak di pandang.
Ia ramah pada siapapun, ucapannya pun terdengar lembut di telinga banyak orang hingga banyak anak-anak yang ingin mempunyai ibu sepertinya. Bahkan ia sangat di kagumi oleh banyaknya kalangan wanita saat perlakuan hangatnya pada kara sang anak.
Namun satu hal yang tak mereka tau bahwa wanita yang begitu sempurna kelihatannya mempunyai amarah yang besar pada anaknya yang lain.
Amarah dan penuh kebencian.
Kesedihan yang mendalam atas kejadian beberapa tahun lalu membuatnya gelap mata dan menutup belas kasihnya pada satu orang. Hingga ia pernah bersumpah untuk membuat hidup orang itu menderita.
Rain.
Gadis sial yang selalu mengganggu ketenangan hidupnya bahkan selalu melukai kara yang tak pernah mengusik siapapun, setahunya.
Seperti hari ini saat ia baru saja sampai di rumah setelah seharian lelah bekerja ia tiba-tiba mendapat telfon dari sang suami untuk datang ke rumah sakit sebab kara yang mendapatkan luka serius di beberapa bagian tubuhnya.
Sean mengatakan bahwa di balik semua itu adalah perbuatan rain. Dan tanpa pikir panjang rani segera memberi pelajaran pada gadis itu yang baru saja pulang entah dari mana.
Setelah puas dengan rain, Rani segera ke rumah sakit untuk melihat anaknya yang entah bagaimana keadaannya sekarang. Setelah tiba di sana ia bergegas ke ruangan tersebut, sang suami sempat mengatakan letak ruangan kara hingga ia tidak lagi bertanya pada resepsionis rumah sakit.
🌼🌼🌼
Setelah mengobati lukanya, rain menyandarkan punggungnya di badan ranjang. Menghela nafas sambil menutup mata menikmati luka yang ia dapat hari ini.
Ia beranjak turun dari ranjang menuju cermin di dekat jendela. Ia hanya memakai baju kaos dan hotpants hingga beberapa luka dan lebam di tangan dan kakinya terlihat begitu jelas.
Luka yang belum sembuh namun selalu bertambah setiap hari.
Ia meringis ketika luka yang berada di punggung nya tak sengaja bersentuhan dengan baju.
"Ssshhh... Untuk tubuh gue. Sehat sehat ya, jangan gampang sakit. Kalau bisa ini luka lukanya di sembuhin segera. Gue capek nahan sakit di depan orang banyak. "
Ucapnya setelah itu kembali ke ranjang, tangannya mengambil ponsel di nakas lalu mencari kontak seseorang.
Rainazzahra :
P
P
P
Aksa!
Piuu!
Masa depan gue, lagi ngapain?
Rain mengambil bantal lalu menaruh diatas pahanya.
Gue kok lapar ya.
Aksa tadi di sekolah gue makan nggk?
Sa, jadi pacar gue mau?
Kalau mau, entar gue bakal jagain lo dari apapun.
Aksa lagi ngapain sih? Perasaan online tapi kenapa nggk buka pesan gue!!!!!
KAMU SEDANG MEMBACA
She Pluviophile
Random[AYO FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] _______ Rain. Sesuai dengan namanya ia sangat menyukai hujan. katanya, dalam rintik air hujan tersebut ia bisa menemukan kedamaian. Air hujan itu bagai obat yang bisa menutupi lukanya sekali pun obat itu kadang tak...
