Jerry sudah bersiap menerima konsekuensi atas tindakannya yang nekat membantu Gara kabur dari rumah sakit. Sehingga sekarang ini ia pasrah menerima apapun yang akan Adryan berikan padanya. Mau itu omelan atau hukuman. Ia akan menerimanya.
Namun, sudah beberapa menit terlewat sejak kedatangan Adryan ke mansion oma, om nya itu belum juga menunjukkan tanda-tanda akan mengomel. Setelah tadi sempat menyuruh Gara meminum obat yang dibawanya, Adryan lantas diam dengan memasang wajah datar. Memandang dirinya dan Gara yang duduk bersebelahan di sofa ruang tamu secara bergantian, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.
Sementara Gara hanya menunduk tidak berani menatap papa nya yang sedang dalam mode menyeramkan itu. Diam Adryan dan tatapan tajamnya lebih menyeramkan dibanding genderuwo yang tadi sempat ia lihat.
Ia sebenarnya juga malu, karena tadi sempat terlihat menyedihkan di depan sang papa. Padahal ia kabur dari rumah sakit itu supaya kelihatan baik-baik saja, agar papa nya percaya kalau dirinya masih kuat dan tidak perlu mendapat perawatan di rumah sakit. Tapi malah berujung sebaliknya.
Sakit di kepala nya sudah berkurang setelah meminum obat yang Adryan berikan dan itu semakin membuatnya malu.
Capek-capek kabur, eh cepat sekali ditemukan oleh Adryan. Dalam keadaan yang butuh pertolongan pula. Gara geram sendiri. Kenapa tadi ia tidak pingsan aja sih? Eh tapi kalau pingsan juga yang ada langsung diangkut lagi ke rumah sakit.
Sekarang ini saja Gara masih bisa duduk di ruang tamu mansion oma karena tadi ia memang sempat berontak saat Adryan dan dua abangnya hendak langsung membawa nya kembali ke rumah sakit. Gara tahu papanya tidak akan tega bersikap kasar sampai berujung menyakiti nya jika membawa dirinya secara paksa. Itulah mengapa mereka bisa berakhir di ruang tamu mansion oma. Duduk di sofa berasa sedang di interogasi.
Adryan sudah mirip ketua detektif yang di kanan dan kirinya didampingi oleh dua anggota detektif yang lain yaitu Thaka dan Shino, menunggu Gara dan Jerry-si pelaku kejahatan mengakui kesalahannya. Juga jangan lupakan oma yang ikut berada disana sebagai penengah, jaga-jaga jika situasi berujung tidak terkendali, setidaknya ada seseorang yang akan menghentikan nya.
"Papa Adryan, Jerry mau minta maaf karna udah bawa Gara kabur dari rumah sakit. Jerry ngaku salah. Papa boleh marah dan kasih hukuman apapun. Jerry bakal laksanakan." Jerry akhirnya lebih dulu membuka suara, memberanikan diri meminta maaf atas tindakannya yang membantu Gara kabur.
Helaan napas kasar lantas terdengar dari Adryan yang duduk di sofa seberangnya. Jerry pun menatap dengan takut-takut.
"Kamu gak salah, Jer. Yang salah itu anak yang duduk di sebelah kamu. Udah tau sakit, malah bandel. Pake kabur-kaburan segala. Udah gak mau di urus lagi kali ya sama papa nya." Kata Adryan dingin.
Jerry menoleh pada Gara yang dimaksud Adryan dengan 'anak di sebelah kamu'.
Gara yang paham bahwa Adryan menyindirnya langsung menegakkan kepala.
"Nggak gitu, Pa. Gara cuma.. hmm.. itu.. cuma.. butuh waktu." Cicit Gara sedikit gelagapan. Lalu kembali menunduk. Jemari nya bergerak memainkan kuku. Masih tidak berani menatap Adryan. Ia tahu kali ini Adryan benar-benar marah, terbukti dari kalimatnya barusan yang tidak mau menyebut namanya.
"Butuh waktu buat apa lagi? Berapa hari kemarin papa udah kasih kamu waktu. Papa nurutin buat gak bawa kamu ke rumah sakit. Sekarang harusnya giliran kamu yang nurut, kalo memang kamu masih mau diurus sama papa!" Kalimat Adryan masih terdengar dingin. Membuat Gara semakin menciut. Jerry pun tidak bersuara lagi dan hanya diam memperhatikan Adryan yang terlihat mulai mengomeli Gara.
"Papa kayak gini karna peduli sama kamu. Kita semua khawatir. Mungkin kalo papa udah gak peduli, papa bakal biarin aja kamu kabur dan pergi kemana pun yang kamu mau. Jadi sekarang papa tanya, kamu masih mau gak dipeduliin sama papa?!"
KAMU SEDANG MEMBACA
About Gara [End]
Fiksi UmumTentang Gara menghadapi kekurangan dan kelemahan nya. 📢 Warning! - Ini cuma cerita fiksi ya! Jadi jangan terlalu dianggap serius! Buat hiburan aja! Ambil sisi baik nya, buang sisi buruk nya, okey! 💙😽
![About Gara [End]](https://img.wattpad.com/cover/304971871-64-k13071.jpg)